• Bawaslu: Kampanye Hitam Bisa Terjerat Pidana

    0

         Kupang, jurnalsumatra.com – Ketua Badan Pengawas Pemilu Provinsi Nusa Tenggara Timur Nelce Ringgu menyatakan kampanye hitam atau “black campaign” yang dilakukan oleh tim sukses pasangan calon dalam tahapan pemilihan kepala daerah bisa terjerat pidana.
    “Kenapa saya katakan demikian, karena tindakan itu berpotensi menggugurkan pencalonan pasangan yang diusung oleh setiap partai atau calon independen,” katanya, di Kupang, Sabtu¿
    Menurut Nelce, berkaitan dengan marak kasus-kasus kampanye hitam yang sering terjadi di sejumlah media sosial berujung adanya umpatan-umpatan antara para pendukung setiap pasangan calon kepala daerah yang hendak maju dalam pilkada, dapat dikenai ancaman pidana.
    Nelce mengatakan ancaman pasal pidana tersebut bisa kepada siapa saja, baik itu pasangan calon maupun tim sukses yang melakukan fitnah dengan tujuan menjatuhkan salah satu calon pasangan.

         “Tetapi juga jika ada orang di luar dari tim kampanye yang mencoba untuk mengkampanyekan salah satu pasangan, maka  hal tersebut dilarang,” ujarnya lagi.
    Hingga saat ini, lanjutnya, memang belum ditemukan adanya kasus kampanye hitam, karena memang proses penetapan calon oleh Komisi Pemilihan Umum baru pada tanggal 24 Okboter nanti.
    Dia menegaskan, terkait ancaman pidana itu dapat berlaku apabila pasangan calon sudah ditetapkan KPU sesuai dengan Undang Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah.
    Karena itu, untuk mencegah terjadi kasus kampanye hitam menjelang pilkada di Kota Kupang, Kabupaten FLores Timur, dan Kabupaten Lembata yang akan dilaksanakan serentak pada 2017 nanti, Bawaslu NTT telah bekerja sama dengan Polda NTT serta Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mengecek dan memantau kampanye hitam.
    Bahkan, saat ini Markas Besar Polri telah menyiapkan patroli siber (cyber patrol) untuk menghadapi Pilkada 2017 itu.
    Kabid Humas Polda NTT AKBP Jules Abraham Abast mengatakan bahwa patroli siber itu dalam rangka untuk  mengantisipasi kampanye hitam dan negatif melalui media sosial.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com