• Bangka Barat Latih Pola Tanam Lada Modern      

    0

    Muntok, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melatih para petani pola penanaman tanaman lada modern untuk meningkatkan produksi komoditas yang digemari pasar internasional tersebut.
    “Daerah ini merupakan salah satu sentra produksi lada, bahkan dunia sudah sangat mengenal lada terbaik dengan merk dagang ‘Muntok White Pepper’, kami berharap melalui pembinaan kepada petani bisa mengembalikan kejayaan tersebut sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Bupati Bangka Barat, Parhan Ali di Muntok, Selasa.
    Ia mengatakan, lada putih Muntok memiliki cita rasa khas dan digemari di pasar internasional, namun produksinya cenderung menurun dalam beberapa tahun terakhir.
    “Produksi dan produktivitas masih rendah, pada 2015 produksi hanya mencapai 4.412 ton dari luas kebun lada 5.404 hektare,” kata dia.
    Rendahnya produksi dan produktivitas tanaman lada, kata dia, disebabkan beberapa hal, seperti belum diterapkannya pola tanam lada yang baik dan berkelanjutan, serangan hama dan penyakit.
    Munculnya permasalahan hama dan penyakit tanaman lada, kemungkinan besar karena masih rendahnya adopsi tehnologi budi daya dan pengolahan, rendahnya penggunaan bibit unggul, kebun berpindah dan kondisi ekologi yang terabaikan.
    “Berbagai permasalahan itu mempengaruhi produksi, mutu dan kualitas lada, untuk itu petani dituntut untuk mengikuti kemauan konsumen yang sudah mulai sadar akan pentingnya kesehatan dan memperhatikan produk peretanian bermutu tinggi, aman dan ramah lingkungan,” kata dia.
    Untuk memenuhi kemauan konsumen, kata dia, pemkab setempat akan terus memberikan pelatihan dan pendampingan kepada petani lada yang tergabung dalam kelompok tani, sesuai petunjuk budi daya yang standar.
    “Standar pertanian atau lebih dikenal dengan “good agriculture practice” akan terus kami berikan kepada petani dan diterapkan,” katanya.
    Ia mengatakan berbagai upaya pendampingan dengan mengoptimalkan peran penyuluh akan terus dilakukan sebagai salah satu bentuk keseriusan pemerintah dalam meningkatkan keterampilan petani sekaligus menggenjot produks dan produktivitas tanaman lada.
    “Melalui pola itu kami optimistis dalam beberapa tahun ke depan daerah ini akan mampu mendukung upaya mengembalikan kejayaan “Muntok white pepper”,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com