• Anak Muda Yogyakarta Siap Warnai Politik Indonesia

    0

    anak-muda-yogyakarta-siap-warnai-politik-indonesiaYogyakarta, jurnalsumatra.com – Setelah keluarnya pengumuman resmi Kementrian Hukum dan HAM RI mengenai hasil verifikasi partai politik pada Jum’at (7/10/2016) lalu, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinyatakan sebagai satu-satunya partai yang lolos dan akan menjadi kado istimewa bagi kaum muda yang selama ini secara politis selalu terpinggirkan.

    “Kehadiran partai ini menjadi kabar gembira semangat kaum muda untuk menapak dan ikut bertanggungjawab atas kebijakan politik secara langsung,” kata Susilo, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PSI) Daerah Istimewa Yogyakarta, hari ini.

    Menurut Susilo, selama ini partai politik di Indonesia sebenarnya sudah banyak memakai jargon anak muda dalam kampanyenya. Tetapi dalam langkah politiknya – termasuk pada saat penentuan caleg ataupun calon kepala daerah – tetap saja menomorduakan kalangan muda dan tidak dilibatkan dalam keputusan strategis.

    “Banyak partai politik yang memakai jargon anak muda, tetapi pada akhirnya tidak memberikan tempat pada anak muda untuk posisi strategis,” tandas Susilo, yang menambahkan hal itu bisa dilihat dari prosentase wakil kaum muda yang ada di lembaga legislatif, baik di pusat maupun daerah, bahkan untuk struktur organisasi partai pun anak muda masih terpinggirkan.

    Dikatakan Susilo, PSI dengan tegas membatasi umur para pengurus di semua level kepemimpinan hingga empat puluh tahun. Sehingga dalam perjalanannya diharapkan muncul kader-kader politik muda yang fresh dan tidak terkontaminasi partai politik sebelumnya. “Kami juga membatasi yang menjadi pengurus bukanlah pengurus dari partai sebelumnya. Kita tidak anti dengan partai lama, tetapi ingin memberikan warna baru dalam dunia politik di indonesia,” papar Susilo lagi.

    Lolosnya PSI membuktikan, gagasan anak muda telah diterima oleh masyarakat. Struktur yang kuat dari level pusat hingga cabang membuktikan partai yang diketuai Grace Natalie ini, dapat diterima masyarakat. “Tidak mudah membuat struktur partai dari pusat hingga tingkat kecamatan di tengah sentimen negatif masyarakat terhadap partai lama. Menjadi satu-satunya partai yang lolos sebagai partai baru dari empat kontestan lain menjadi bukti bahwa tidak sekadar membalik telapak tangan untuk bisa mendirikan partai di Indonesia,” jelas Susilo.

    Untuk wilayah DIY, PSI telah ada di 80 persen kecamatan dan seluruh kabupaten. Dan merupakan modal besar dalam mengarungi jagad perpolitikan. “Kami akan mencoba untuk mengejar ketertinggalan kami dari partai-partai yang sudah lama eksis di DIY ini, kami akan tetap menjunjung keistimewaan yang telah lama diperjuangkan sebelumnya dan tidak akan mengusik karena hal itu juga bagian dari aspirasi teman -teman di Yogyakarta,” paparnya.

    Dengan lolosnya PSI, Susilo berharap dukungan penuh masyarakat Yogyakarta – terutama kawula muda yang sudah lama apatis dengan kegiatan politik – dapat bergabung dalam partai yang relatif berbeda dengan partai yang sebelumnya. “Kita siap menampung gagasan segar anak muda di Yogyakarta dan menerima dengan tangan terbuka apabila ada yang berkeinginan untuk bergabung dengan kami,” pungkasnya di Kantor DPW PSI DIY, Jl. NyiPembayun No 11 Kotagede, Yogyakarta. (affan)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com