• 110 Jamaah Haji Tiba Di Kupang

    0

        Kupang, jurnalsumatra.com – Wali Kota Kupang Jonas Salean, Senin, menjemput 110 jamaah haji asal Kota Kupang setelah mendarat di Bandara El Tari Kupang dengan maskapai penerbangan Lion Air.
    “Semakin banyak umat muslim yang menunaikan ibadah haji, maka akan semakin baik pula kehidupan sosial keagamaan di wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur ini,” kata Wali Kota Salean kepada Antara.
    Menurut dia, semakin banyak umat Islam yang menunaikan ibadah haji maka solidaritas antarsesama umat beragama di daerah ini akan semakin baik pula.
    “Jika masyarakat kita sudah hidup saling menghormati dan saling berdampingan satu sama lain maka akan terciptalah rasa aman dan nyaman di tengah-tengah masyarakat yang pruralistik ini,” ujarnya.
    Ia menambahkan jika suasana aman dan nyaman itu sudah terwujud maka pemerintah akan dengan mudah melaksanakan seluruh kebijakan pembangunannya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat yang dipimpinnya.
    “Haji yang mabrur pasti akan menjadi panutan bagi semua umat beragama di daerah ini. Oleh karena itu dengan semakin banyaknya haji maka akan semakin banyak tokoh yang dijadikan panutan di tengah masyarakat yang pruralistik,” katanya.

        Dalam kesempatan tersebut, mantan Sekretaris Daerah Kota Kupang itu juga menyampaikan rasa syukurnya atas kepulangan 110 jamaah haji itu dengan selamat dan sehat walafiat.
    Kepala Bagian Sosial Sekretariat Daerah Kota Kupang Max Mahuri pada kesempatan itu mengatakan kuota jamaah haji untuk Kota Kupang dalam musim haji 2016 sebanyak 156 orang.
    Dari jumlah tersebut, 110 jemaah haji asal Kota Kupang pulang melalui Bandara El Tari Kupang, sedang 46 jamaah haji lainnya, langsung kembali ke kampung halamannya masing-masing.
    Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang Ambrosius Korbafo pada saat itu juga mengatakan, Kota Kupang masih memiliki daftar tunggu jamaah calon haji sebanyak 2.341 orang.
    Jumlah itu merupakan akumulasi para pendaftar jamaah calon haji yang sudah memiliki nomor porsi yang dipegang masing-masing jamaah sejak 2012 hingga 2016.
    Menurut dia, jumlah itu akan terus berangsur digilir sesuai nomor porsi dan jatah untuk menunaikan ibadah agama di tanah suci itu dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan.
    Memang, menurut dia, dari aspek kuota, Kota Kupang terus mendapat tambahan jumlah sesuai kuota yang diberikan secara nasional dan berlaku untuk provinsi berkarakter pulau itu.
    Dengan demikian, untuk menghabiskan daftar tunggu tersebut, kemungkinan akan memakan waktu yang cukup lama.
    “Masih harus menunggu sekitar 11 tahun lagi atau sampai 2025 untuk bisa berhaji bagi jamaah yang sudah memiliki nomor antrean itu,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com