• Wali Kota: Keterlambatan Pembahasan APBD Hambat Pembangunan    

    0

    Bengkulu, jurnalsumatra.com – Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan mengatakan, keterlambatan pembahasan APBD Perubahan 2016 akan membuat pembangunan kota menjadi terhambat.
    “Banyak pembangunan yang harus dirampungkan. Kalau anggaran belum juga selesai (dibahas), pembangunan juga susah terealisasi, sedangkan ini sudah memasuki akhir tahun,” katanya di Bengkulu, Selasa.
    Terlambatnya pembahasan akibat sikap politik Ketua DPRD Kota Bengkulu yang tidak menyetujui draf rancangan APBD Perubahan 2016.
    Ketua DPRD Kota Bengkulu Erna Sari Dewi tidak setuju dan tidak ikut membahas akibat sejumlah kepala dinas DKPD kota merupakan pelaksana tugas atau plt.
    “Tapi kami masih berprasangka baik, dan berharap yang telah kami ajukan tersebut segera dibahas,” kata dia lagi.
    Wali Kota Bengkulu berharap akhir September 2016 ini APBD Perubahan 2016 rampung dan diparipurnakan, sehingga relasisasi berbagai pembangunan pada triwulan III dan IV 2016 berjalan sesuai target.
    Sementara itu, pengamat komunikasi dan administrasi negara sekaligus akademisi Universitas Bengkulu Lamhir Syam Sinaga mengatakan penolakan Ketua DPRD Kota Bengkulu untuk tidak membahas APBD Perubahan 2016 tidak beralasan.
    “Seperti yang diberitakan, ketua DPRD menolak membahas DPRD karena sejumlah yang menjabat kepala dinas adalah pelaksana tugas atau plt, seharusnya ini tidak menghalangi pembahasan,” kata dia di Bengkulu, Jumat.
    Lamhir menjelaskan, apa pun yang dihasilkan dalam bentuk rancangan APBD Perubahan 2016 yang dibuat oleh para pelaksana tugas adalah sah.
    “Yang tidak diizinkan itu yakni mengambil kebijakan strategis, seperti memindahkan pegawai,” kata dia lagi.
    Ia menilai, penolakan pembahasan oleh Ketua DPRD Kota Bengkulu itu lebih disebabkan kurangnya komunikasi antarkedua belah pihak.
    “Saya kenal wali kota, dan juga kenal ketua DPRD. Saya harap mereka saling bersinergi. Yang kurang itu adalah lobi-lobi politik di luar pertemuan formal. Coba mereka lebih santai, mengobrol sambil makan misalnya, lewat situasi formal akan membuat suasana lebih tegang,” ucapnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com