• Wali Kota Bekasi Rekomendasikan Kantor Sementara BPPT

    0

        Bekasi, jurnalsumatra.com – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi merekomendasikan dua tempat sebagai kantor sementara Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) pascakebakaran, Selasa pagi, yaitu di Kantor Dinas Sosial atau Balai Patriot.
    “Perlu ada tempat pengungsian sementara agar pelayanan yang langsung berhubungan dengan masyarakat tidak terhambat terlalu lama,” kata Rahmat di Bekasi, Selasa.
    Pernyataan itu disampaikan Rahmat saat meninjau lokasi kebakaran di Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Lama Kota Bekasi Jalan Ir H Djuanda, Bekasi Timur.
    Dua lokasi yang direkomendasikan sebagai kantor sementara adalah Kantor Dinas Sosial yang bersebelahan dengan gedung yang terbakar atau di Balai Patriot Kantor Pemkot Bekasi Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.
    Menurut dia, pemindahan kantor pelayanan merupakan hal yang mudah dilakukan, namun kendala utamanya adalah penyediaan jaringan teknologi informasi (TI) untuk keperluan pelayanan dalam jaringan atau onlinedi BPPT.
    “Kendalanya adalah penyediaan jaringan internetnya sebab perlu waktu untuk penempatan kabel dan jaringan di gedung sementara,” katanya.

        Selain BPPT, ada tiga kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Bekasi lainnya yang juga dipastikan lumpuh pada Selasa, yakni Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Dinas Pendapatan Daerah.
    Tiga kantor layanan masyarakat itu lumpuh akibat pemadaman aliran listrik PT PLN sebagai antisipasi peristiwa kebakaran.
    Rahmat menambahkan penyebab kebakaran tersebut diduga berawal dari korsleting atau arus pendek listrik dari gudang arsip BPPT Kota Bekasi di lantai dasar gedung.
    “Kami segera buat laporan ke Polresta Bekasi Kota agar diproses penyebabnya sesuai ketentuan hukum,” katanya.
    Rahmat sempat meninjau bagian bawah gedung guna memastikan kolom struktur bangunan yang menjadi pondasi tidak lapuk sehingga tidak berpotensi roboh.
    Berdasar pemantauan, kebakaran terjadi sekitar pukul 08.15 WIB dengan titik api berawal dari gudang arsip BPPT di lantai dasar.
    Hembusan angin membuat api berkobar cepat ke dua lantai di atasnya, sehingga nyaris membakar seluruh gedung berlantai tiga itu.
    Sementara gedung Dispenda yang tepat berdampingan di belakang gedung BPPT berhasil selamat dari kobaran api.
    Empat kantor pelayanan masyarakat di area perkantoran Pemda Lama itu dipastikan lumpuh sampai waktu yang belum ditentukan.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com