• Walhi: Lakukan Pemetaan Wilayah Tindak Penyalahgunaan RTH      

    0

    Jakarta, jurnalsumatra.com – Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) DKI Jakarta mengharapkan pemerintah segera melakuka pemetaan wilayah menyeluruh untuk menindak penyalahgunaan tata ruang untuk meningkatkan ruang terbuka hijau (RTH).
    “Langkah pertama lakukan audit lingkungan dan pemetaan wilayah,” kata Direktur Eksekutif WALHI Jakarta Puput TD Putra, Jakarta, Selasa.
    Dia mengatakan pemetaan wilayah diperuntukkan untuk mencari tahu ada tidaknya wilayah DKI yang dialihfungsikan untuk pembangunan seperti pemukiman, mal, apartemen dan hotel.
    Menurut Puput, jika terjadi penyalahgunaan tata ruang, maka pemerintah DKI harus segera mengusut tuntas masalah itu agar tersedia ruang tata hijau yang lebih luas.
    “Hasil temuan audit nanti bisa dipakai untuk dilakukan langkah penindakan terhadap penyalahgunaan tata ruang atau peruntukan ruang terbuka hijau yang terpakai alih atau alih fungsi wilayah,” tuturnya.
    Sebelumnya, puluhan bangunan yang berdiri di pinggiran rel kereta api di RT 09 RW 04 Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, sudah ditertibkan pada Kamis (1/9). Sebagian warga telah direlokasi ke Rusun Marunda, Jakarta Utara.
    Pemerintah Kota Jakarta Selatan menertibkan bangunan yang dihuni 160 jiwa dari 60 kepala keluarga yang menempati permukiman di samping Apartemen Kalibata City, berbatasan dengan pagar rel kereta api Duren-Kalibata tersebut.
    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang sering dipanggil Ahok mengungkapkan penertiban di Rawajati itu dilakukan untuk mengembalikan fungsi lahan seperti sediakala, yakni sebagai lahan hijau.
    “Berdasarkan laporan yang saya terima, lahan yang ditempati warga itu sebenarnya merupakan lahan hijau. Melalui penertiban itu, kami ingin mengembalikan fungsinya seperti sebelumnya,” kata Ahok yang juga mantan Bupati Belitung Timur.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com