• WAGUB JATENG Minta PWRI Bantu Tanggulangi Kemiskinan

    0

    Wonosobo, jurnalsumatra.com – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko meminta para pensiunan pegawai negeri yang tergabung dalam Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) ikut membantu menanggulangi kemiskinan di Jawa Tengah.
    “Jaringan PWRI hingga rukun tetangga (RT). Melalui jaringan yang luas, para mantan aparat negara tersebut bisa berbuat lebih banyak untuk mendukung berbagai program Pemerintah,” kata Heru Sudjatmoko di Wonosobo, Rabu.
    Ia mengatakan hal tersebut dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-53 PWRI tingkat Jawa Tengah di Gedung Sasana Adipura Kencana Wonosobo.
    Wagub menuturkan salah satu hal yang dapat dilakukan oleh anggota PWRI adalah berkontribusi terhadap pemutakhiran data jumlah penduduk miskin.
    “Saat ini di Jawa Tengah masih ada sekitar satu juta keluarga yang masuk dalam kategori miskin,” katanya.
    Meskipun secara berkala ada pendataan, katanya pihaknya merasa lebih yakin jika data penduduk miskin berasal dari lembaga terkecil di masyarakat, yaitu RT.
    “Banyaknya anggota PWRI yang saat ini menjabat sebagai ketua RT, saya harap bisa dimanfaatkan untuk membantu pendataan jumlah penduduk miskin, baik yang berada dalam kategori setengah miskin, kurang sejahtera, atau benar-benar miskin,” katanya.
    Wagub mengatakan dengan adanya kontribusi peran para wredhatama, akurasi data penduduk miskin lebih bisa diandalkan sehingga upaya untuk menanggulanginya juga lebih efektif dan efisien.
    “Biasanya ketua RT memiliki data penduduk sampai pada nama dan alamat pasti alias ‘by name by address’,” katanya.
    Bupati Wonosobo, Kholiq Arif mengatakan eksistensi para wredatama di Wonosobo tidak bisa dipungkiri telah turut memberi warna bagi kesuksesan berbagai program pemerintah daerah.
    “Selain aktif dengan berbagai kegiatan positif di lingkungan sosial kemasyarakatan, para pensiunan di PWRI juga banyak memberi sumbangsaran bagi program-program Pemkab Wonosobo,” katanya.
    Ia menuturkan sesuai fakta banyak pensiunan PNS yang masih memiliki pengaruh di lingkungan masyarakat, secara tidak langsung memudahkan pemkab terutama ketika tengah menyosialisasikan program-program pembangunan.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com