• Tujuh Desa Di Tobelo Terkena Abu Vulkanik Dukono

    0

         Ternate, jurnalsumatra.com – Sedikitnya tujuh desa di Tobelo Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara terkena dampak abu vulkanik erupsi Gunung Dukono sejak Minggu (7/8).
    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Utara Hernefer Tjandua ketika dihubungi dari Ternate, Senin mengatakan ketujuh desa  tersebut yaitu  Gorua Selatan, Gorua Utara, Popilo, Mede, Ruko, Kokota Jaya dan Luari.
    Abu vulkanik sudah mengguyur  Kecamatan Tobelo Utara sejak sebulan yang lalu, namun guyuran abu vulkanik yang terparah terjadi akhir pekan lalu.
    Hernefer meminta warga tidak beraktivitas atau keluar rumah karena tebalnya guyuran abu vulkanik dan warga yang keluar rumah harus menggunakan masker dan penutup muka.
    “Abu vulkanik yang mengenai mata terasa perih dan mengganggu pernapasan, sehingga warga diminta untuk waspada,” katanya.

         Gunung Dukono,  Halmahera Utara masih terus menyemburkan debu vulkanik dengan ketinggian mencapai 2.000 kaki dari permukaan air laut sementara status gunung masih waspada level II.
    Menurut Hernefer, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Halut telah membagikan masker kepada masyarakat yang wilayahnya terkena dampak abu gunung.
    “TRC masih melakukan pembagian masker dan sementara distribusi masker, tetapi, belum bisa dipastikan berapa jumlahnya pasalnya masih dilakukan pemberian bantuan masker,” ujarnya.
    Sebelumnya, Kepala Pos Pemantau Gunung Api Dukono Irwan ketika dihubungi menyatakan semburan abu vulkanik Gunung Dukono ini mencapai di atas 900 sampai 950 meter dari kawah gunung itu dengan arah angin ke bagian timur hingga utara.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com