• Tim Penertiban Ruang Publik Mataram Siap Beraksi      

    0

    Mataram, jurnalsumatra.com – Tim Terpadu Penertiban Ruang Publik Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, siap beraksi melakukan penertiban dan pembongkaan ruang publik pada Kamis (15/9) di Jalan Airlangga.
    “Sekitar pukul 08.00 WITA, Kamis (15/9), tim terpadu akan melaksanakan apel persiapan sebelum turun melakukan penertiban ruang publik,” kata Kepala Dinas Tata Kota dan Pengawasan Bangunan Kota Mataram H Lalu Junaidi di Mataram, Rabu.
    Dikatakan, penertiban ruang publik yang dimaksud adalah lahan parkir depan rumah toko (ruko) yang disalahgunakan pengusaha dengan menambah bangunan semi permanen dan membuka usaha baru sehingga menghilangkan fungsi publik.
    Berdasarkan data yang ada, dari sekitar 60 unit bangunan yang terdata menggunakan ruang publik, setelah dilakukan pendekatan, teguran dan upaya persuasif lainnya saat ini tersisa lima pengusaha yang masih belum mengindahkan apa yang disampaikan pemerintah kota.
    “Lima pengusaha di Jalan Airlangga inilah yang akan menjadi sasaran tim terpadu besok pagi,” katanya.
    Menurutnya, kegiatan penertiban akan melibatkan tim terpadu yang berasal dari berbagai unsur terkait antara lain, BPMP2T, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Koperindag, Dishubkominfo, Kantor Pertanahan, Satpol PP, Bagian Hukum Setda Kota Mataram.
    Selain itu, unsur kepolisian, dan dari Kejaksaan Negeri Mataram, sedangkan Dinas Tata selaku koordinator penertiban.
    “Kami bahkan telah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) terkait pembongkaran bangunan dan penertiban pemanfaatan ruang publik,” ujarnya.
    Termasuk memastikan adanya legalitas operasional perdagangan oleh unsur Dinas Koperindag, legalitas kepemilikan lahan oleh unsur Kantor Pertanahan, dan legalitas hukum selama proses pembongkaran oleh unsur Kejaksaan Negeri dan Bagian Hukum Setda Kota Mataram.
    “Pembongkaran akan dilakukan secara tertib satu persatu dari seluruh objek pembongkaran dan kami siapkan tim jika keberatan atau upaya hukum yang dilakukan pengusaha,” katanya.
    Setelah Jalan Airlangga, lanjutnya, penertiban ruang publik akan dilaksanakan di Jalan Pejanggik, Jalan AA Gde Ngurah dan jalan-jalan lainnya di kota ini sekitar 118 titik.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com