• SUMSEL siapkan enam pebulutangkis ke PON JABAR

    0

    Palembang ,jurnalsumatra.com- Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan enam pebulutangkis untuk diterjunkan ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat, September 2016.

    Wakil Ketua Umum I Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia Sumatera Selatan Densyah di Palembang, Minggu, mengatakan, tim yang terdiri atas tiga putra dan tiga putri sudah menjalani pemusatan latihan daerah (pelatda) di GOR Dempo Jakabaring Sport City (JSC) sejak dua bulan lalu.

    Keenam atlet ini akan turun pada lima nomor pertandingan yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan campuran.

    “Salah satu atlet yang akan diturunkan yakni Alfindo pada nomor ganda yang sudah berlatih di Jakarta untuk persiapan PON,” kata dia.

    Pada PON ini, Sumsel tidak mengusung target muluk-muluk yakni hanya mematok satu perunggu mengingat ketatnya persaingan pada cabang olahraga bulu tangkis.

    Ia mengatakan sebagian besar peringkat nasional ditempati atlet asal Jawa.

    Meski demikian atlet Sumsel akan berjuang semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik bagi daerah.

    Untuk itu, persiapan telah dilakukan sejak setahun terakhir dengan menjalani pemusatan latihan berjalan (tidak diinapkan di mes), uji coba, dan sparing patner dengan mendatangkan atlet luar daerah ke Sumsel.

    “Rencananya uji coba terakhir akan dilakukan pada Kejurnas, Agustus nanti atau sebulan menjelang PON,” kata dia.

    Sementara ini, Sumsel belum mampu berbicara pada cabang olahraga bulu tangkis karena pada setiap pelaksanaan PON tak pernah meraih medali.

    Dominasi perolehan medali selalu menjadi milik provinsi di Jawa. Palembang ,jurnalsumatra.com – Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan 18 atlet untuk berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) di Bandung, September 2015.

    Ketua Umum Taekwondo Indonesia (TI) Sumsel Darusman Oesman di Palembang, Kamis, mengatakan ke-18 atlet tersebut menjalani pemusatan latihan daerah (Pelatda) di Gedung Balai Prajurit Auri Palembang sejak awal Juli.

    “Latihan terpusat ini diharapkan meningkatkan kemampuan atlet sehingga mewujudkan target meraih satu medali emas,” kata Darusman.

    Menurutnya target ini cukup realistis karena ke-18 atlet ini dapat diandalkan setelah melewati beberapa tahapan seleksi.

    Selain itu, bimbingan dari tiga pelatih berpengalaman, yakni Heru Iskandar Dinata, M Framadhoni, dan Alisan dipercaya dapat mendongkrak kemampuan atlet dari segi fisik, teknik, dan mental.(anjas)

    Adapun 18 atlet yang akan membela Sumsel di Popnas, di antaranya M Faiq Arya, M Fadhil Ardikatama Ananda Eddy Irvine, R.A Nugroho, dan Agit Cahya.

    Ia menambahkan selain menyiapkan kontingen Popnas, Pengprov TI Sumsel juga memproyeksikan 22 atlet ke pra kualifikasi Pekan Olahraga Nasional di Semarang, November 2015.

    “Target di pra-PON tidak muluk-muluk yakni bagaimana caranya agar meraih tiket sebanyak-banyaknya ke PON Jabar. Sementara di PON sendiri, menargetkan medali, entah itu perunggu, perak atau emas yang penting medali,” kata dia.

    Cabang olahraga taekwondo merupakan salah satu andalan Sumatera Selatan karena berhasil menyumbangkan satu medali emas pada PON XVIII tahun 2012 di Riau atas nama Rizal Samsir.

    Seiring dengan kepindahan Rizal ke provinsi lain, FTI Sumsel enggan menargetkan emas pada PON Jabar mendatang.

    Sementara ini, organisasi ini lebih fokus pada pembinaan atlet taekwondo terbilang belum merata di Sumsel karena hanya terkonsentrasi di beberapa kabupaten/kota.

    “Nanti di PON Papua pada 2020, di sana barulah taekwondoin Sumsel diharapkan berbicara (meraih emas, red),” kata Darusman.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com