• Sekolah Di Mataram Akan Terapkan Pendidikan Keluarga    

    0

    Mataram, jurnalsumatra.com – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, akan menerapkan pendidikan keluarga yang diawali dari lembaga Pendidikan Anak Usia Dini, sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.
    “Pendidikan keluarga ini merupakan pendidikan yang memotivasi orang tua berperan aktif di sekolah, begitu juga sekolah dapat memiliki respon dan kepedulian terhadap wali murid, serta kegiatan sosial lainnya,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Mataram H Sudenom di Mataram, Senin.
    Program pendidikan keluarga ini, katanya, merupakan salah satu program dari Direktorat Pendidikan Keluaga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang disosialisasikan pekan lalu di Yogyakarta.
    Sudenom yang baru pulang dari Yogjakarta menghadiri sosialisasi program tersebut bersama beberapa kepala dinas kabupaten/kota se-Indonesia mengatakan, prinsipnya program pendidikan keluarga dimaksudkan untuk mempererat hubungan antara orang tua, siswa dan guru.
    “Melalui program ini, orang tua, siswa dan guru tidak ada jarak, sehingga ketika ada masalah yang dihadapi siswa bisa diselesaikan bersama,” katanya.
    Pendidikan keluarga ini berbeda dengan Komite Sekolah, dimana Komite Sekolah hanya sebatas berhubungan dengan keuangan, tidak untuk program sosial.
    Pada dasarnya, hubungan orang tua dengan sekolah selama ini memang sudah ada tetapi belum optimal, harapannya melalui program pendidikan keluarga ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan orang tua, siswa dan sekolah.
    “Selain itu, pendidikan keluarga ini bisa menambah wawasan orang tua, memperbaiki hubungan orang tua, anak dan jajaran sekolah,” sebutnya.
    Menurutnya, melalui pendidikan keluarga ini orang tua diminta secara aktif menanyakan bagaimana perkembangan anak-anak mereka selama di sekolah, kenapa anaknya belum pulang sekolah dan pertanyaan-pertanyaan lainnya seputar putra/putri mereka.
    “Kalau saat ini orang tua masih sungkan menanyakan tentang putra/putrinya kepada pihak sekolah, tapi dengan pendikan keluarga ini orang tua diminta aktif bertanya dan memberikan masukan positif,” katanya.
    Sudenom mengatakan, melalui program pendidikan keluarga ke depan diharapkan orang tua dapat membentuk forum orang tua siswa agar berbagai program pendidikan keluarga bisa direncanakan dan dilaksanakan.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com