• Seekor Sapi Kurban Di Bojonegoro Masuk Sungai

    0

        Bojonegoro, jurnalsumatra.com – Seekor sapi yang akan disembelih untuk kurban di Masjid Al Islah di Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin, harus diangkat dengan truk derek karena masuk sungai desa setempat.
    Pengurus Masjid Al Islah Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, Bojonegoro Rahmad menjelaskan, sapi hitam itu lepas ketika diturunkan dari truk selepas Magrib.
    Ketika itu, kata dia, ada tiga pekerja yang menurunkan sapi yang dibawa dengan truk dari Kecamatan Sukosewu di depan Masjid Al Islah.
    “Saat diturunkan dari atas truk, sapi itu lepas kemudian masuk perkampungan,” ujarnya.
    Menurut dia, tiga pekerja dengan dibantu pengurus Masjid Al Islah dan warga, berusaha menangkap sapi yang berlarian masuk perkampungan, tapi tidak berhasil.
    “Tidak ada warga yang menjadi korban sapi yang lepas. Untungnya kemudian masuk sungai. Kalau tidak masuk sungai kami akan kesulitan menangkapnya,” kata dia.
    Melihat ada sapi masuk sungai, warga sekitarnya berdatangan, selain ikut menyaksikan juga membantu mengangkat sapi dari sungai itu, dengan mendatangkan kendaraan truk derek milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat.

         Upaya mengangkat sapi dengan truk derek berlangsung 2 jam lebih, sebelum akhirnya sapi berhasil diangkat ke daratan.
    “Rencananya besok pagi kami akan sembelih sapi itu untuk kurban,” ujar Rahmad pula.
    Seorang pengurus Masjid Al Islah lainnya Ujik menambahkan kemungkinan sapi kurban yang lepas itu dalam kondisi stres.
    “Mungkin sapinya stres dalam perjalanan dibawa dari tempatnya ke sini pula,” kata dia lagi.
    Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro Sugiharti S Rahayu, sebelumnya menjelaskan persyaratan penyembelihan hewan kurban baik sapi maupun domba/kambing harus sehat dan halal.
    Dengan demikian, katanya, hewan kurban yang dalam keadaan sakit atau menderita tidak layak untuk disembelih.
    “Pengertian halal yaitu tata cara penyembelihan berdasarkan ketentuan agama Islam,” ujar dia.
    Data pada Dinas Peternakan dan Perikanan setempat menyebutkan jumlah hewan kurban pada Idul Adha tahun lalu sapi sebanyak 1.584 ekor dan kambing 10.201 ekor.
    “Kemungkinan jumlah hewan kurban tahun ini menurun, sebab kondisi ekonomi masyarakat sedang lesu,” ujarnya menambahkan.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com