• SATGAS Kontingen Garuda Terima Penghargaan Dari Pemerintah

    0

    Jakarta, jurnalsumatra.com- Sebanyak 200 prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XXXVII-A/Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic (Minusca) menerima Penghargaan Satya Lencana Santi Dharma dari Presiden Joko Susilo.
    Pemberian penghargaan itu dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 96/TK/Tahun 2014 tanggal 19 Oktober 2014 atas dedikasi serta sumbangannya terhadap misi perdamaian PBB Minusca di Afrika.
    Penghargaan itu diberikan melalui upacara militer dengan Inspektur Upacara Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Marsekal Madya TNI Dede Rusamsi mewakili Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa.
    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kasum TNI mengatakan  pengalaman yang telah diperoleh selama misi PBB Minusca menjadi begitu berharga dan sekaligus membawa nama baik TNI.
    “Ini juga membanggakan bagi seluruh bangsa yang kita cintai.   Kebanggaan itu akan semakin sempurna ketika para prajurit kembali kesatuan masing-masing dan mengaplikasikan pengalaman tersebut bagi kemajuan satuan dalam pelaksanaan tugas ke depan,” kata Gatot.
    Panglima TNI berpesan agar tidak menyia-nyiakan setiap pengalaman tugas yang telah dimiliki, karena sekecil apa pun itu adalah pelajaran hidup ke depan dengan menjadikan setiap pengalaman untuk menempa dan meningkatkan kualitas diri serta segera mengadaptasikan diri, baik fisik maupun mental dengan keluarga, satuan maupun lingkungan sosial di tempat prajurit berada, agar dapat melaksanakan tugas berikutnya dengan baik.
    Diakhir amanatnya Panglima TNI menekankan untuk selalu memelihara dan menjaga prestasi yang telah diperoleh bagi pelaksanaan tugas berikutnya di kesatuan masing-masing dengan lebih berdisiplin, kreatif, dedikatif, dan menghindari tindakan primitif, perilaku hedonis, narkoba dan perilaku negatif lainnya yang dapat merusak reputasi diri dan satuan yang selama ini telah dibangun.
    “Terus berlatih dan berlatih untuk mencapai profesionalisme keprajuritan karena perjuangan TNI ke kinian adalah menjalankan tugas dengan baik, berani, tulus dan ikhlas,” katanya.
    Kompi Zeni TNI yang dikomandani oleh Letkol Czi Alfius Navirinda dari satuan Yon Zipur 6/Satya Digdaya Kodam XII/Tanjungpura tersebut telah hadir sejak pertengahan 2014 setelah sekitar delapan8 bulan sebelumnya bertugas di Haiti, dan kemudian melanjutkan misi di Central African Republic (CAR) selama empat bulan sebelum Misi Minusca dibuka pada 15 September 2014 lalu.
    Kompi ini telah melakukan banyak karya konstruksi (vertikal dan horizontal) guna mendukung terbentuknya Misi Minusca, seperti penyiapan lahan, perbaikan akses jalan pelabuhan Gonaives, pembangunan perkantoran Minusca HQ, Logbase, pembangunan UN Level II Hospital, Camp Transit, pergudangan dan Container Yard serta membantu Kontingen negara lain dalam Penyiapan Camp bagi Gabon Batalyon, Mesir Heavy Transport, Serbia dan Srilanka Aviation. (anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com