• Satelit Deteksi Enam Titik Api Di Sumatera

    0

    Pekanbaru, jurnalsumatra.com – Satelit milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mendeteksi enam titik panas berada di Sumatera dengan level confident atau tingkat kepercayaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di atas 50 persen.
    Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Slamet Riyadi di Pekanbaru, Selasa, berujar, jumlah titik panas tersebut tersebar pada tiga dari total 10 provinsi di pulau terbesar ketiga di Indonesia.
    “Lampung tiga titik, Sematera Selatan dua titik dan Bangka Belitung satu titik. Sedangkan di Riau, titik panas terpantau nihil karena satelit tidak temukan,” katanya.
    Jumlah titik panas itu berdasarkan rilis oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dari pantauan sensor modis pada citra satelit milik NASA yakni Aqua dan Terra.
    Menurut Slamet, tidak ditemukan titik panas di Riau karena daerah ini mulai memasuki musim hujan periode kedua tahun ini, setelah melewati peralihan atau pancaroba dari musim kemarau.
    Data pihaknya dari kemarin sampai pukul 7.00 Wib hari ini tercatat, hujan turun merata di provinsi tersebut dengan curah yakni di Rokan IV Koto di Kabupaten Rokan Hulu 25,2 milimeter (mm) dan Pangkalan Kerinci di Kabupaten Pelalawan 24,8 mm.

    Lalu Selat Panjang di Kabupaten Kepulauan Meranti 21 mm, Rengat di Kabupaten Indragiri Hulu 9,6 mm, Kota Pekanbaru 8,2 mm dan Tembilahan di Kabupaten Indragiri Hilir 7,2 mm.
    “Koto Kampar dan Bangkinang di Kabupaten Kampar masing-masing tercatat 5,6 mm dan 3,4 mm serta di Kota Dumai dan sekitar curah hujan masih sedikit 0,2 mm,” terang Slamet.
    Tim Udara Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Riau kemarin dilaporkan, telah menerbangkan empat unit pesawat pengebom air ke Kabupaten Rokan Hilir dalam mengatasi sejumlah titik api di wilayah ini.
    “Keempat pesawat menargetkan pengeboman air di Balam Sampurna, Kecamatan Bagan Sinembah dengan koordinat N 01 53 22.16 E 100 41 22.31,” kata anggota Tim Udara Satgas Karhutla Provinsi Riau, Lettu Sherif Yanuardi.
    Dia merinci, empat pesawat yang diterbangkan tersebut terdiri dari satu unit pesawat Air Tractor AT 802 dan tiga helikopter masing-masing jenis MI-8 MTV, MI-171, serta Sikorsky S16.
    Berdasarkan patroli rutin dilakukan secara oleh tim udara, kata Sherif, pihaknya menemukan delapan titik api terletak saling berdekatan di wilayah tersebut.
    Dari foto udara yang ditampilkan, lanjutnya, titik-titik api ini membakar lahan terbuka yang sangat luas hingga menyebabkan asap tebal membumbung ke udara.
    “Satu heli MI-8, kita siagakan di Dumai. Lebih gampang di geser menuju lokasi kebakaran, seperti kali ini di Rokan Hilir. Tiga unit lainnya, langsung diterbangkan dari Pekanbaru perkuat operasi pengeboman air di wilayah itu,” terangnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com