• Ratusan Prajurit KODAM XII/TPR Gelar Sholat Idul Adha

    0

    Pontianak, jurnalsumatra.com – Khotib Muhammad Gito Saroso, menyampaikan khutbah Idul Adha kepada ratusan prajurit Kodam XII/Tanjungpura yang menggelar shalat Idul Adha 1437 Hijriyah, di Lapangan Makodam XII/Tpr.
    “Pada hari ini kita teringat oleh dua peristiwa besar dan penting yang dicatat oleh sejarah dan diabadikan dalam Al-Qurżan sebagai momentun yang melukiskan keagungan dan kebesaran Islam yang menggugah perhatian umat manusia di berbagai belahan dunia, yaitu peristiwa ibadah haji dan kurban,” katanya, Senin.
    Dia memaparkan, kedua peristiwa haji dan kurban tersebut tidak hanya sekedar diingat dan dikenang begitu saja, akan tetapi perlu dipahami makna simbolik yang terkandung didalamnya dan dihayati serta diterjamahkan dalam bentuk perilaku kehidupan sosial kemanusian sehari-hari.
    Aspek lain dari ajaran yang diwariskan oleh Nabi Ibrahim As adalah ibadah kurban.
    “Hari Raya ini disebut Idul Adha artinya hari kurban, dimana setelah menunaikan ibadah shalatż Id pada hari berikutnya, umat Islam akan menyembelih binatang ternak sebagai suatu ibadah kurban,” katanya.
    Usai pelaksanaan Shalat Idul Adha 1437 H, Kasdam XII/Tpr Brigjen TNI Ahmad Supriyadi  secara simbolis menyerahkan 23 ekor hewan qurban yakni 11 ekor sapi sedangkan 12 ekor kambing yang akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya.
    Hewan kurban itu diserahkan kepada Kabintaldam XII/Tpr Kolonel Inf Achmad Mulyono, selaku panitia kurban di Masjid Nurul-Ikhlas Makodam XII/Tpr.
    “Perlu kita ketahui, bahwa pada tahun ini Kodam XII/Tpr berkesempatan melaksanakan penyerahan hewan kurban, dengan harapan bahwa bantuan tersebut dapat menjadi pemicu sekaligus pemacu semangat warga Kodam XII/Tpr dan masyarakat sekitar dalam berkurban, dikatakan Pangdam XII/Tpr melalui Kasdam XII/Tpr saat penyerahan hewan kurban,” kata Supriyadi.
    Dia mengatakan, pelaksanaan pemotongan hewan qurban yang rutin kita laksanakan, bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah Swt, dan juga sebagai bentuk kepedulian kita sebagai umat muslim terhadap sesama, terutama kepada orang yang berhak menerima daging kurban.
    “Diketahui bersama, setiap menyambut momentum Idul Adha, kembali diingatkan untuk memaknai sebuah teladan yang diberikan oleh Nabi Ibrahim As. Kelapangan hati beliau dengan menyerahkan harta dunia yang sangat beliau sayangi, yaitu sang putera Nabi Ismail Alaihissalam, hanya demi mengharap ridho dari Allah Subhanahu Watażala, hal ini tentunya mampu menggugah kesadaran kita tentang makna sebuah keikhlasan,” bebernya.
    Dengan keikhlasan, lanjut Supriadi, mengingatkan kita bahwa semua yang ada di dunia ini adalah milik Allah dan pada saatnya nanti akan kembali kepada-Nya, sehingga segala sesuatu dan permasalahan yang kita hadapi akan terasa mudah dan dapat kita lalui dengan penuh keikhlasan.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com