• Ratusan Pesepeda Siap Ikut Tour De Timor

    0

        Kupang, jurnalsumatra.com – Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusa Tenggara Timur Marius Ardu Jelamu mengatakan, ratusan pesepeda telah mendaftarkan diri untuk ikut dalam ajang balap sepeda Tour de Timor 2016.
    “Saat ini jumlah peserta yang mendaftar untuk ikut Tour de Timor sudah mencapai lebih dari 100 orang. Mereka berasal dari berbagai negara,” katanya kepada Antara di Kupang, Kamis, terkait peserta Tour de Timor 2016.
    Dia menyebutkan, ratusan peserta tersebut berasal dari Malaysia, Singapura, Korea, dan juga peserta lokal dari Jakarta.
    Tour de Timor, kata dia menjelaskan, nantinya akan menggabungkan konsep balapan sepeda dan touring ke berbagai destinasi wisata, yang ada di Pulau Timor.
    “Para peserta akan melakukan balapan sepeda dalam tiap etape, namun untuk perjalanan dari satu etape ke etape yang lain menggunakan konsep touring,” katanya.
    Dalam touring tersebut, lanjut dia, para peserta akan diarahkan mengunjungi berbagai destinasi wisata, mulai dari Kabupaten Belu, Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Kabupaten Kupang, hingga etape terakhir di Kota Kupang.

        Marius mengatakan, untuk etape pertama yang rencananya dimulai dari Dili ibukota Timor Leste masih dalam proses komunikasi.
    Namun, kata dia, jika sampai menjelang hari “H” pelaksanaan, Pemerintah Timor Leste masih belum siap maka event Tour de Timor tetap diselenggarakan dengan etape pertama dari perbatasan negara.
    “Kita tetap jalan sesuai dengan jadwal yang akan dimulai pada awal November dan jika etape pertama di Dili tidak jadi maka akan dimulai dari perbatasan Motaain,” katanya.
    Dia menambahkan, jika pemerintah Timor Leste belum siap untuk bergabung dalam Tour de Timor kali ini, maka selanjutnya bisa dikomunikasikan bersama agar bisa ikut serta di tahun-tahun mendatang.
    Sebelumnya, Menteri Pariwisata Timor Leste Fransisco Kalbuadi Lay mengatakan negara itu belum bisa memastikan diri untuk ikut bergabung dalam Tour de Timor 2016.
    Fransisco Kalbuadi Lay menambahkan, para peserta yang ikut tour di Timor Leste juga berasal dari berbagai negara dan mereka sudah melakukan persiapan setahun sebelumnya.
    “Saya akan melakukan komunikasi dengan Gubernur NTT. Jika memang tahun ini tidak sempat bergabung, maka kita bisa adakan bersama tahun depan untuk kepentingan kedua bela pihak,” demikian Fransisco Kalbuadi Lay.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com