• Putra gubernur berpeluang menang PILKADA Musi Banyuasin

    0

    Palembang ,jurnalsumatra.com- Dody Reza putra Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin yang akan bertarung dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Musi Banyuasin berpeluang menang karena berdasarkan survei memiliki tingkat pemilihan atau elektabilitas tinggi dibandingkan pesaingnya.

    “Dody Reza yang kini menjabat anggota DPR asal Sumsel dari Partai Golkar masih memiliki elektabilitas tinggi berkisar 48-70 persen, dengan modal elektabilitas tersebut Dodi belum ada lawan sepadan dalam pertarungan memperebutkan posisi bupati pada pemilihan kepala daerah serentak 15 Februari 2017 itu,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI) Dr Arianto pada acara publikasi hasil survei peluang menang calon bupati pada Pilkada Musi Banyuasin, di Palembang, Rabu.

    Dia menjelaskan, berdasarkan survei yang dilakukan pada 1-13 September 2016 di 420 desa terhadap sejumlah orang-orang yang disebut bakal mencalonkan diri sebagai bupati Musi Banyuasin, putra gubernur Sumsel menduduki peringkat teratas.

    Jika dalam pilkada terdapat lebih dari tiga pasangan calon bupati-wakil bupati, Dodi Reza Alex berpasangan dengan siapapun yang menjadi wakil bupati memiliki elektabilitas 48 persen, sementara calon petahana Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi memiliki elektabilitas tujuh persen.

    Sedangkan jika dalam pilkada muncul dua atau tiga pasangan calon, putra Gubernur Sumsel itu bisa mendapatkan elektabilitas yang lebih tinggi hingga 70 persen lebih, katanya.

    Menurut dia, Dodi Reza mendapatkan elektabilitas yang cukup tinggi dari masyarakat Musi Banyuasin karena diyakini bisa membawa perubahan yang lebih baik sebagaimana dilakukan orang tuanya Alex Noerdin yang pernah menjadi bupati kabupaten itu dan kini sukses memimpin Sumsel.

    Selain itu janji politiknya yang disampaikannya kepada masyarakat Musi Banyuasin jika terpilih menjadi bupati dalam dua tahun bisa mengatasi masalah infrastruktur jalan, air bersih, dan listrik, merupakan janji yang sesuai dengan harapan masyarakat dan diyakini bisa diwujudkan putra gubernur itu, kata Arianto.

    Pemilihan bupati di Kabupaten Musi Banyuasin pada Februari 2017 itu merupakan satu-satunya daerah di Sumatera Selatan yang menggelar pemilihan kepala daerah secara langsung, sedangkan pada 2018 ada sembilan kabupaten/kota termasuk pemilihan wali kota Palembang serta pemilihan gubernur.

    Pemiihan kepala daerah tersebut hingga kini belum ada satupun bakal calon yang mendeklarasikan diri secara resmi memastikan maju dan menetapkan pasangannya/wakilnya, padahal KPU Daerah Musi Banyuasin menjadwalkan pendaftaran pasangan calon pada 20-27 September 2016.

    Beberapa bakal calon yang dalam setahun terakhir gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk maju pada Pilkada 2017 baik sebagai bupati maupun wakil bupati di antaranya Dodi Reza Alex Noerdin (anggota DPR Fraksi Golkar), Beni Herrnedi (Plt Bupati Musi Banyuasin/kader PDI Perjuangan), Amiri Arifin (tokoh masyarakat/calon independen), Apriyadi Mahmud (Kepala Dinas Sosial Sumsel), Ahmad Yani (mantan anggota DPR/kader PPP), Uzer Effendi (anggota DPRD Sumsel asal Musi Banyuasin/kader PDI Perjuangan).

    Sementara sebelumnya Komisioner KPUD Musi Banyuasin Maryani menjelaskan bahwa sesuai ketentuan dan PKPU No.01 Tahun 2016, untuk menyukseskan pilkada di kabupaten ini pihaknya gencar melakukan sosialisasi sejak 30 April 2016 hingga satu hari menjelang pencoblosan.

    Melalui kegiatan sosialisasi itu diharapkan seluruh tahapan pilkada dapat diketahui masyarakat, mendapat dukungan dari semua pihak dan lapisan masyarakat serta diharapkan dapat terpilih bupati-wakil bupati sesuai dengan keinginan masyarakat, ujar dia pula.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com