• PT Sawit Selatan Digugat Pembayaran Kontrak Kerja

    0
    Pengacara edi siswanto

    Pengacara edi siswanto

    Palembang, jurnalsumatra.com – Perjanjian kontrak yang sudah disetujui bersama, mengalami perubahan sepihak (wan prestasi) dari Sampurna Agro yang menyebabkan CV Yuli Mas mengalami kerugian sebesar Rp. 12.400.000.000,-

    Hal ini disampaikan Edy Siswanto, SH selaku pengacara yang tergabung dalam Panco Lawyer yang mengatakan  kepada jurnalsumatra.com “Pengerjaan Mess Karyawan yang proyeknya terletak di Sungai Pasir, Kecamatan Cengal, Kabupaten OKI pada tahun 2011, untuk pengerjaan 23 unit, perunitnya dengan luas 168 m2 yang mendapat kontraknya, dengan kontrak pertama untuk 6 unit Rp. 450.000.000,- dengan asumsinya permeter perseginya 2,5 juta dengan satuan kerja yang dipecah menjadi 3 kontrak untuk 23 unitnya.” Jelasnya.

    Dikatakanya, setelah kontrak ditanda tangani, lampiran dan speck bangunan setelah dikirim kelokasi lampiran dan specknya telah berubah dari gambarnya bangunan yang menambah luas bangunannya dari 168 m2 menjadi 447,5 m2. Yang perubahan dengan sepihak dari mereka tetapi harga kontrak tetap sama tidak berubah.

    Lebih lanjut dikatakannya, setelah di somasi dan diprotes kepada GM dilapangan, dikatakanya untuk dikerjakan terlebih dahulu, karena sudah sering mendapat pekerjaan di Sampurna Agro ini, pekerjaan dilanjutkan sampai posisi bangunan 86% dengan 23 unit sudah terbangun, namun belum 100% selesai. CV Yuli Mas minta di bayar, karena proyek sudah mencapai 86 % tetapi tidak mau membayar, yang akhirnya GM nya diberhentikan akhirnya diganti yang baru. Akhirnya bertegangan yang menurutnya sudah sesuai dengan kontrak dan harganya sudah begitu, tidak mau nambah, yang inilah kita anggap sebagai pelanggaran hukum dan merupakan tipu daya, biarpun sudah disomasi dan mediasi tetap tidak mau menerima yang akhirnya memberikan somasi berupakan ancaman, apa bila tidak diterima penambahan kita akan melakukan gugatan yang dijawab silahkan orang mereka.

    Perbuatan tersebut diregister dipengadilan dengan No pekara 06 dalam persidangan kita bisa membuktikan, pertama sebagai berbadan hukum, dalam kontrak kerja kita adanya perjanjian dan ada gambar bangunan 168, kebenaran ini diperkuat dengan saksi yaitu GM nya sendiri yang diberhentikan waktu itu yaitu Swasta Lubis yang didalam sidang membenarkan bahwa harga kontrak tersebut 168 M2 bukan untuk 447,5 m2 .

    “Untuk di hukumnya PT Sawit Selatan (Sampurna Agro) harus membayar Rp. 13.497.000.000,- kepada CV Yuli Mas Perkasa di tingkat pengadilan tinggi.”pungkasnya. (edchan)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com