• PPDP Ambon Mulai Tahapan Coklit

    0

    Ambon, jurnalsumatra.com – Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) memulai tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih di Kota Ambon.

         Sebanyak 943 PPDP mulai melakukan proses coklit data pemilih di 50 desa dan kelurahan di Ambon, dengan mengacu pada DPT Pilpres tahun 2014 dan DP4 Pilkada, kata Komisioner Divisi Data KPU Kota Ambon, Syarifuddin Layn.
    “PPDP telah memulai tugas pada 8 September – 8 Oktober 2016. Proses coklit dilakukan bagi jumlah pemilih di TPS di atas 400 orang oleh dua PPDP, sedangkan pemilih dibawah 400 orang dilakukan satu orang PPDP,”  katanya di Ambon, Senin.
    Ia mengatakan, dari 50 desa kelurahan di Ambon jumlah TPS terbanyak yakni di Negeri Batu Merah, Passo dan kelurahan Kudamati.
    Jumlah pemilih yang banyak pada satu TPS, maka setiap petugas akan menangani 400 orang, dengan waktu satu bulan guna proses coklit.
    “Waktu yang diberikan kepada PPDP untuk melakukan pencocokan data selama satu bulan, data tersebut KPU akan mengambil langkah selanjutnya yakni memvalidasi kembali dan mencocokan dengan kenyataan di lapangan,” ujarnya.
    Syarifuddin mengakui, tugas berat menanti petugas di lapangan karena itu para petugas dimintakan untuk meneliti data pemilih sebaik mungkin.
    “Kami berharap setelah dilakukan penetapan jumlah pemilih, tidak ada lagi temuan warga yang namanya tidak terdaftar pada DPT,” katanya.
    Dijelaskannya, jumlah partisipasi pemilih yang semakin meningkat menandakan kualitas penyelenggaraan pemilu baik.
    “Kita bertekad pelaksanaan Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon berjalan dengan aman, lancar dan demokrasi serta berkualitas, sehingga masyarakat diharapkan dapat membantu petugas selama melakukan coklit,” tandasnya.
    Ia menambahkan, PPDP dilengkapi formulir yang akan diisi dan pihaknya akan mengecek perkembangan di tingkat desa kelurahan dan negeri. Pengecekan guna tahapan validasi yang mengarah ke pemutakhiran data pemilih yakni warga yang telah meninggal dunia, pindah alamat dan yang menjadi anggota TNI Polri.
    “Selain itu saat ini banyak pemilih pemula dan ada pemilih baru di satu wilayah tertentu, penyelenggaraan Pilkada tahun 2017 dipastikan terdapat perubahan jumlah pemilih di satu wilayah, karena proses perpindahan tempat tinggal, pertambahan usia dan sebagainya, sehingga harus dilakukan pendataan ulang,” katanya.
    Untuk melengkapi tugas PPDP, petugas juga dilengkapi dengan kartu tanda pengenal dan surat tugas, sehingga ketika petugas turun lapangan tidak akan terkendala.
    Nurul H(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com