• PON 2016 (Pencak Silat) – Duo Pesilat Putri Sumbang Emas Bagi Bali      

    0

    Sumedang, jurnalsumatra.com – Duo pesilat Bali menyumbang emas pertama pencak silat bagi daerahnya setelah keluar sebagai juara di nomor seni ganda putri pada Sabtu, di Graha Laga Satria ITB Jatinangor, Sumedang.
    Pasangan Ni Made Dwiyanti dan Sang Ayu ketut Sidan W mendapatkan apresiasi tertinggi dari para juri dengan total skor 571.
    Sementara itu pasangan pesilat Jawa Timur dan Jawa Barat mendapatkan total skor yang sama, yaitu 569 sehingga untuk menentukan siapa peraih medali perak para juri melihat nilai unsur teknik serang bela dari kedua pasangan.
    Pasangan pesilat Jatim Annika Alfiani Zaita dan Widjayanti Ratu Ningrat keluar sebagai runner-up setelah memiliki skor unsur teknik serang bela 230, satu angka lebih tinggi dari pasangan pesilat Jabar.
    Ririn Rinasih dan Riska Hermawan dari Jabar oleh karena itu harus legowo dengan medali perunggu di peringkat ketiga.
    “Alhamdulillah plong sudah menyelesaikan tugas dengan baik dengan emas ini,” kata Ni Made Dwiyanti usai menerima kalungan emas.
    Dengan medali emas tersebut, pasangan Ni Made Dwiyanti dan Sang Ayu juga berhasil mempertahankan gelar juara dari dua kali PON sebelumnya di nomor yang sama.
    “Bukan lawan tanding yang berat bagi kami. Yang paling berat adalah mengalahkan diri sendiri karena kadang kita bosan dan jenuh, itu yang harus kita lawan,” kata Dwiyanti.
    “Kami sudah berjuang bersama sejak 2005, saling yakin satu sama lain adalah faktor penting,” tambah Sang Ayu.
    Sebelumnya, Bali telah meraih satu medali perak dari nomor seni perorangan putri, satu perunggu dari nomor seni perorangan putra dan satu perak dari nomor seni beregu putri.
    Cabang pencak silat PON XIX masih menyisakan 15 medali emas yang akan diperebutkan pada nomor tanding perorangan putra dan putri.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com