• Penyaluran Raskin Tahap Sembilan Menunggu Bulog

    0
    KEDIRI, 19/1 - PENYALURAN RASKIN. Seorang buruh panggul melakukan bongkar muat beras untuk rakyat miskin (Raskin) di gudang Bulog Sub Divre V Kediri, Jawa Timur, Selasa (19/1). Untuk menekan kenaikan harga beras dipasaran, Perum Bulog Divre V Jatim akan menyalurkan 40.000 ton raskin hingga akhir Januari. Berdasarkan survei Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, harga beras di Jawa Timur naik dari Rp 5.500 per kilogram pada Desember 2009 menjadi Rp 6.000 per kilogram pada Januari 2010. FOTO ANTARA/Arief Priyono/Koz/hp/10.

    Penyaluran Raskin Tahap Sembilan Menunggu Bulog

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Pagu beras untuk keluarga miskin (raskin) tahun 2016 di Kota Palembang tidak ada perubahan dan masih tetap seperti tahun sebelumnya. Begitu juga dengan jumlah rumah tangga sasaran penerima manfaat raskin, tidak ada perubahan dan tetap sama seperti tahun 2015.

    Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sadruddin Hadjar menyatakan, untuk pagu raskin tahun 2016 ditetapkan sebesar 1.802.000 kilogram (kg). Jumlah raskin tersebut diperuntukkan bagi 72.178 rumah tangga sasaran (RTS) penerima manfaat. Setiap bulan.”para rumah tangga akan menerima raskin 15 kg dan itu berlangsung selama 12 bulan. Tidak ada perubahan,kata Sadrudin, Rabu (7/9).

    Dijelaskan Sadruddin, perubahan hanya akan berlaku pada nama RTS penerima manfaat, misalnya dikarenakan meninggal, penerima sasaran bisa dialihkan kepada warga lain yang memang layak mendapatkannya. Adapun data penerima manfaat didapatkan dari masing-masing kelurahan

    Saat ini pihaknya tengah menunggu distribusi raskin tahap kesembilan tahun 2016 dari Bulog. Distribusi raskin tersebut merupakan penyaluran rutin untuk setiap RTS. Berbeda dengan raskin tahap 13 yang memang sudah disalurkan pada momen Ramadhan lalu. ia memastikan tidak akan ada kendala dalam pagu dan jumlah penerima sasaran raskin.

    “Untuk tahap kesembilan sudah diajukan ke Bulog, nanti tinggal didistribusikan melalui kelurahan, penerim raskin dapat menerima melalui Kelurahan,”jurainya.

    Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Palembang, Reflin Arda menyebutkan, data ini merupakan data pokok tahun 2011 meskipun pihaknya melaksanakan sensus raskin setiap tiga tahun sekali. Berbeda dengan sensus kemiskinan yang digelar setiap tahun. “Sama seperti tahun lalu, masih di angka 72.000 lebih RTS,”pungkasnya.(eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com