• Pengacara Nilai Kasus Irman Janggal

    0

    irman gusmanJakarta,jurnalsumatra.com -  Pengacara keluarga Irman Gusman, Tommy Singh menilai ada kejanggalan terkait kasus korupsi yang melibatkan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tersebut.

    “Kasus suap ini hanya Rp100 juta. Menurut saya ini lucu,  karena sehari-hari di tasnya saja aja lebih dari Rp100 juta,”  ujar Tommy saat ditemui di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sabtu malam (17/9/2016).

    Menurut dia,  jumlah uang yang diamankan tersebut terbilang kecil dan bukan kelas dari seorang Irman Gusman.

    Dia menjelaskan pihak keluarga bahkan tidak tahu isi dari bingkisan tersebut, baru setelah petugas KPK datang dan dibuka baru diketahui bahwa bingkisan tersebut berisi uang.

    “Orang datang ngasih bingkisan,  kemudian setelah Memei pulang dibawa ke kamar.  Keluarga tidak tahu kalau bingkisan itu berisi uang,” katanya.  Tommy menilai ada kejanggalan dari kasus tersebut.

    Meski demikian,  Tommy mengaku Irman kenal dengan para penyuapnya yakni Xaveriandy Sutanto dan Meimei. Xaveriandy merupakan direktur utama CV Semesta Berjaya.

    Irman Gusman,  Xaveriandy Sutanto, dan Meimei ditetapkan KPK sebagai tersangka kuota gula impor untuk wilayah Sumatera Barat.

     Irman memberikan rekomendasi pada Bulog untuk memberikan kuota pada perusahaan itu.

    “Namanya rekomendasi tidak mengikat, bisa dijalankan atau tidak.  Tapi masalahnya ada uang,  yang menurut keluarga masih tanda tanya.”

    Tommy menghargai upaya KPK dan akan membuktikan bahwa Irman tidak bersalah melalui pengadilan.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com