• Pemprov Kaji Somasi Warga Maribu Soal Tanah

    0

        Jayapura, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua akan mengkaji somasi yang dilayangkan oleh warga Kampung Maribu, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, terkait proses pengadaan tanah seluas 32,8 hektare.
    Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Hery Dosinaen, di Jayapura, Sabtu, mengatakan pihaknya akan membahas hal ini secara komprehensif.
    “Memang ada surat yang masuk kepada kami, untuk itu akan dikaji dan bahas,” katanya.
    Hery menjelaskan dalam kajian tersebut, pihaknya akan melihat dan menelusuri apa saja yang telah dilakukan oleh pemerintah sebelumnya.

        Sebelumnya, warga Kampung Maribu, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura Welem Yabansabra dan Yustinus Utbete melalui advokat Iriansyah dan rekan melayangkan somasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Cq Gubernur Provinsi Papua terkait proses pengadaan tanah seluas 32,8 hektare.
    “Kami sudah mengirimkan surat somasi kepada Pemerintah Provinsi Papua, yang juga ditembuskan ke DPRP, MRP, Kapolda Papua, Kajati Papua,” kata Iriansyah di Jayapura, Papua.
    Menurut dia, somasi itu sengaja dilayangkan setelah proses pengadaan tanah seluas 32,8 hektar untuk pembangunan kampus STPND/IPND regional wilayah Papua di Kampung Maribu, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura yang diduga merugikan kliennya sebagai pemilik hak ulayat/adat Kampung Maribu tidak ditanggapi oleh Pemerintah Provinsi Papua.
    Ikwal pembelian tanah seluas itu, ungkap Iriansyah bermula pada 5 November 2003, saat itu Welem Yabansabra dan pihak adat menyatakan dukungan terhadap program pemerintah provinsi yang sedang mencari lahan untuk pembangunan sekolah STPDN regional Papua dalam bentuk surat membebaskan lahan seluas 32,8 hektar.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com