• Pemprov Dorong PIP Bangun Ulang Pasar Perbatasan      

    0

    Jayapura, jurnalsumatra.com- Pemerintah Provinsi Papua tengah berupaya mendorong pemerintah pusat melalui program Pengembangan Infrastruktur Kawasan (PIP) dapat membangun ulang pasar perbatsan yang ada di Skouw, Kota Jayapura, setelah bangunannya terbakar pada akhir Agustus 2016.
    “Ya nanti pelan-pelan kita dorong itu karena anggaran mereka besar,” ujar Kepala Badan Pengelola Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua Suzana Wanggai, di Jayapura, Sabtu.
    Ia menilai program PIP yang dijalankan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan menerima gagasan tersebut karena areal pasar yang terbakar masih dalam satu kawasan dengan pembangunan pos perbatasan yang kini tengah mereka bangun.
    “Memang harus diusulkan dulu karena tidak ada anggarannya tahun ini. Tapi semoga 2017 sudah bisa dimasukan,” kata Suzana.
    Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura kembali meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyerahkan pengelolaan pasar perbatasan ke Dinas Perndustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Jayapura.
    Kepala Disperindagkop Kota Jayapura Robert Awi menyatakan Pemkot Jayapura siap membangun julang pasar perbatasan setelah aset tersebut terkena bencana kebakaran pada 27 Agustus 2016.
    “Kami minta aset itu diserahkan ke kami dan pasar itu akan kami bangun. Komunikasi sudah dilakukan tiga kali, namun jawaban terakhir yang kami peroleh dari Pemprov menyangkut masalah tanah,” kata dia.
    Menurutnya sejauh ini pengelolaan pasar perbatasan yang dilakukan Pemprov Papua tidak berjalan maksimal. Padahal potensinya dianggap sangat tinggi.
    “Kami berpikir, di tempat itu yang beraktifitas adalah warga kami sehingga kami harus memberi pelayanan yang optimal. Selama ini pelayanan itu dilakukan Pemprov Papua tapi tidak ada sama sekalai karena tidak ada keseriusan,” ujarnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com