• Pemkot Medan Benahi Drainase Antisipasi Banjir

    0

         Medan, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota Medan melakukan pembenahan dan penataan terhadap sejumalh drainase, baik yang tersumbat mau pun mengalami pendangkalan dalam upaya mengatasi banjir dan genangan air yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
    “Agar penataannya maksimal, kita juga melibatkan pemilik utilitas yang ada di Kota Medan seperti PLN, PDAM Tirtanadi, PT PGN serta PT Telkom,” kata Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution usai rapat membahas penataan dan pembersihan drainase di Balai Kota Medan, Kamis.
    Pada rapat itu juga diundang pihak PT KAI, sebab tidak sedikit gorong-gorong perlintasan kereta api tersumbat dan ukurannya kecil sehingga menyebabkan terjadinya banjir.
    Di samping itu, banyak bangunan berdiri di pinggiran perlintasan kereta api yang menyebabkan terjadinya penyempitan parit, sehingga terjadinya banjir.
    “Kita minta PT KAI segera menertibkan bangunan yang ada di pinggiran rel penyebab penyempitan parit,” katanya.

         Sementara menyikapi penataan Sungai Bederah di Kecamatan Medan Helvtia, diputuskan agar warga yang mendirikan bangunan di pinggiran sungai, diberi waktu dua minggu untuk segera membongkar sendiri bangunannya, terutama yang telah menerima ganti rugi pembebasan lahan.
    Jika sampai tenggat waktu yang diberikan tidak dilakukan, maka Pemkot Medan melalui tim terpadu akan melakukan pembongkaran paksa.
    Hal itu dilakukan untuk mengatasi maasalah banjir yang selama ini terjadi akibat penyempitan sungai tersebut.
    “Kita beri waktu kepada masyarakat yang mendirikan bangunan  di pinggiran Sungai Berderah, terutama yang telah mendapat ganti rugi agar segera membongkar sendiri bangunannya. Kita beri waktu mereka dua minggu. Jika tidak dilakukan, kita akan bongkar paksa dengan menurunkan tim terpadu,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com