• Pemerintah Kotim Dan Lapas Sampit Kerja Sama

    0

          Sampit, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah bersama dengan pihak Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Sampit menjalin kerja sama dalam membina narapidana.
    Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi di Sampit, Jumat mengatakan dengan adanya kerja sama pembinaan tersebut diharapkan kedepannya bisa memberikan kesejahteraan terhadap warga binaan Lapas Klas IIB Sampit.
    “Peran pemerintah daerah dalam membina narapidana sangat perlu karena hal tersebut demi kesejahteraan,” tambahnya.
    Supian Hadi mengungkapkan, kerja sama yang akan dijalin antara pemerintah Kotawaringin Timur dengan pihak Lapas Klas IIB Sampit tersebut nantinya berupa pembekalan keterampilan terhadap warga binaan.
    “Untuk menunjang peningkatan keterampilan para warga binaan tersebut pemerintah Kotawaringin Timur akan memberikan bantuan peralatan pertanian, perikanan dan tenaga ahli pembuatan berbagai kerajinan,” katanya.

          Supian hadi mengatakan, untuk menunjang program pebinaan tersebut nantinya pemerintah Kotawaringin Timur juga akan mengusulkan penggunaan lahan yang masuk dalam kawasan hutan produksi (HP) ke Kementerian Kehutanan (Kemenhut).
    “Lahan tersebut kita usulkan untuk digarap atau dimanfaatkan oleh warga binaan lapas Kelas IIB Sampit. Seperti untuk lahan berkebun sayuran, sawah maupun kolam ikan serta pemanfaatan lainnya,” ucapnya.
    Supian Hadi berharap pembekalan keterampilan tersebut nantinya bisa bermanfaat setelah warga binaan bebas dan kembali ke masyarakat.
    “Kita ingin para warga binaan turut serta dalam membangunan daerah. Warga binaan bukan penjahat. Namun mereka juga harus dilindungi dan diberikan pembinaan agar bisa lebih baik dari kami yang ada di luar Lapas, katanya.
    Sementara itu, Kepala Lapas Kleas IIB Sampit, Muhammad Khaeron mengaku menyambut baik rencana kerja sama pembinaan terhadap narapidana tersebut.
    “Ada banyak peluang untuk membina narapidana tersebut, terutama di bidang pertanian, perikanan dan keterampilan lainnya,” katanya.
    Khaeron mengatakan, saat ini warga binaan Kelas IIB Sampit, ada sebanyak 563 orang. Dari jumlah tersebut 332 warga binaan di antaranya mendapatkan remisi HUT ke-71 kemerdekaan RI. Dan dari 332 orang tersebut 18 warga.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com