• Pastika: Tiga Kriteria Jadi Gubernur Bali

    0

         Denpasar, jurnalsumatra.com – Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyatakan bahwa ada tiga kriteria utama yang harus dipenuhi oleh gubernur di Pulau Dewata 2018-2023 yaitu memiliki kemampuan birokrasi, politisi dan negarawan.
    “Kalau mau ideal, cari yang mengerti birokrasi (manajemen), dia juga harus pasti politisi dan negarawan yang mau berpikir satu generasi,” kata Pastika dalam Bincang-Bincang di RRI Denpasar bertajuk “Membidik Sosok Pemimpin Bali 2018-2023”, Selasa.
    Menurut dia, seorang birokrat berbicara manajemen, norma standar prosedur dan kriteria.
    Sedangkan politisi, selain diusung oleh partai politik juga berpikir bagaimana caranya untuk terpilih kembali dalam periode tertentu dan seorang negawaran yang berpikir satu generasi 25 tahun mendatang.
    Sementara itu terkait sejumlah kriteria ideal salah satunya kejujuran, menurut mantan Kepala Polda Bali itu belum tentu sepenuhnya jujur saat dalam kekuasaan.
    “Untuk mengetahui kualitas manusia yang sesungguhnya berilah dia kekuasaan. Disitu akan kelihatan, jadi kalau sebelumnya tidak tahu, seorang yang pegiat antikorupsi begitu dikasi kekuasaan, (dia) korupsi,” imbuhnya.

         Tiga kriteria tersebut, lanjut orang nomor satu di Pemerintah Provinsi Bali itu diharapkan mampu menghadapi situasi masyarakat Pulau Dewata yang saat ini paradoks.
    “Bali ini dalam kondisi paradoks. Ingin maju tetapi tidak mau bergerak, ingin dibilang suci tetapi kelakuan tidak suci, ingin sejahtera tetapi tidak mau kerja dan ingin pintar tetapi tidak sekolah,” ucapnya.
    Dalam bincang-bincang yang disiarkan langsung Pro 1 RRI Denpasar itu, sejumlah kalangan mulai dari tokoh agama, akademisi, tokoh masyarakat, kalangan muda, tokoh media, aktivis anak dan perempuan itu juga melontarkan keinginan terkait sosok gubernur Bali ideal pengganti Made Manggu Pastika.
    Keinginan pun beragam mulai dari mampu mengayomi, memiliki mental spiritual, sehat jasmani rohani, memberi rasa aman dan kesejahteraan, perhatian terhadap budaya dan lingkungan, tidak antikritik oleh media, adil hingga memberi perhatian terhadap anak dan perempuan.
    Pemilihan Gubernur Bali rencananya berlangsung tahun 2018 namun nama-nama bakal calon orang nomor satu di Pulau Dewata kini sudah banyak bermunculan melalui spanduk-spanduk berukuran besar di sejumlah titik.
    Sebagian dari mereka merupakan tokoh berwajah lama dan sebagian lainnya merupakan tokoh baru namun dari latar belakang tertentu nonpolitik.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com