• Pasangan Haryanto-Arifin Daftar Ke KPU Dengan Bersepeda      

    0

    Pati, jurnalsumatra.com – Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Pati, Haryanto-Arifin mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pati 2017 dengan cara bersepeda kayuh ke sekretariat Komisi Pemilihan Umum setempat, Kamis.
    Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati tersebut, mengendarai sepeda kayuh mulai dari Pendopo Kabupaten Pati yang diikuti oleh rombongan delapan partai pengusung serta simpatisan yang sebagian menggunakan sepeda kayuh dan sepeda motor serta mobil.
    Setelah menempuh perjalanan sekitar 15 menitan dengan jarak tempuh dari pendopo ke kantor KPU Pati sekitar 3 kilometer, akhirnya pasangan bakal calon tersebut didaftarkan oleh delapan partai politik pengusung.
    Kedelapan parpol pengusung calon bupati petahana dengan pengusaha pemilik Hotel Safin Pati tersebut, adalah Partai Gerindra, PDIP, PKB, PPP, PKS, Hanura, Golkar, dan Demokrat.
    Bakal Calon Bupati Pati Haryanto didampingi pasangannya Saiful Arifin ditemui di sela-sela pendaftaran di KPU Pati, mengungkapkan, alasan kedatangannya ke KPU Pati dengan bersepeda kayuh karena ingin memberikan contoh kesederhanaan kepada masyarakat.
    “Sebetulnya, sudah tersedia fasilitas kendaraan, namun kami tetap memilih menggunakan sepeda kayuh karena cita-cita setelah terpilih ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
    Terlebih lagi, kata dia, dirinya sudah terbiasa menggunakan sepeda kayuh setiap akhir pekan.
    Jika masyarakat kembali mempercayai dirinya menjadi bupati, katanya, visi dan misi yang diusung selama lima tahun yang lalu akan dilanjutkan.
    Desa yang memiliki potensi, katanya, akan digarap, sehingga kesejahteraan masyarakatnya semakin meningkat.
    Terkait kemungkinan akan menjadi pasangan calon tunggal yang bakal tambil, kata dia, hal itu yang memutuskan KPU.
    “Kalaupun hal demikian terjadi, sesuai aturan juga tidak dilarang. Masyarakat yang hendak mencalonkan diri juga silakan,” ujarnya.
    Ia menargetkan, bisa mendulang dukungan mayoritas, terlebih jika nantinya dirinya bersama pasangannya tidak ada lawan.
    Sementera itu, Ketua DPC PDIP Pati Ali Badrudin mengungkapkan, calon tunggal bukan berarti jaminan akan mendapatkan dukungan mayoritas.
    “Kami tetap harus menyiapkan strategi dalam meraih dukungan mayoritas, minimal 50 persen plus satu sebagai syarat terpilih,” ujarnya.
    Nantinya, lanjut dia, dalam rangka memenangkan Pilkada Pati 2017 akan berkoordinasi dengan semua parpol pengusung.
    Dengan bergabungnya delapan parpol untuk mengusung Haryanto-Arifin, dia berharap, situasi di Kabupaten Pati jauh lebih kondusif dan aman.
    Ketua KPU Pati Much Nasich mengungkapkan, berkas pendaftaran dari bakal pasangan calon Haryanto-Arifin sudah diterima dan diberi tanda terima.
    Untuk pemeriksaan awal, kata dia, hanya kekurangan soal tanda terima Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) asli.
    Selanjutnya, kata dia, KPU Pati memiliki waktu beberapa hari untuk memeriksa dokumen syarat pendaftaran pasangan calon yang diajukan oleh gabungan parpol tersebut.
    “Jika ada kekurangan, akan disampaikan agar segera dipenuhi sebelum penetapan pasangan calon,” ujarnya.
    Perbaikan syarat pencalonan yang diusung gabungan parpol, kata dia, dijadwalkan 1-3 Oktober 2016, setelah ada pemberitahuan hasil penelitian syarat pencalonan pada 29-30 September 2016.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com