• Parklir Liar Mobil Diangkut

    0

    mobil diderekPALEMBANG,  jurnalsumatra.com ,– Sesuai instruksi Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) agar tidak ada lagi parkir terutama di depan SD Muhamadiyah Balayudha Palembang karena kerap terjadi kemacetan terutama pada pagi hari, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang langsung melakukan razia, dalam razia ini Dishub mengamankan satu unit mobil.

    Dishub mengangkut kendaraan yang tetap membandel, menggunakan mobil derek.Tidak hanya itu, ikut diamankan dalam penertiban kendaraan didepan Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah dan Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, satu juru parkir liar dan security yang mengkoordinir parkir.

    “Kami mendapat perintah langsung dari Provinsi untuk menertibkan kendaraan karena daera ini sering membuat kemacetan. Kami akan angkut dan djbawa kekantor,”kata Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan, Pengendalian dan Operasional (Wasdalops), Isranedy, Selasa (27/9)

    Dalam razia yang digelar pihaknya berhasil mengamankan satu kendaraan yang membandel, bersama juru parkir liar. jukir liar yang duamankan ternyata itu adalah tukang ojek yang dipinta security sekolah untuk menertibkan kendaraan saat jam jemput sekolah. Tapi, apa yang dilakukan justru dimanfaatkan untuk mencari keuntungan dengan melegalkan parkir sampai berlapis-lapis.

    Edy menyampaikan, kemacetan yang terjadi pada kawasan ini, disebabkam lurang sadarnya wali murid terkait kepentingan bersama pengguna jalan saat hendak menjemput anaknya sekolah.

    Pasalnya, hal itu dapat dilihat dari tidak dimanfaatkannya lahan parkir resmi disamping RS Bhayangkara yang bisa digunakan. Selaim itu, pihak Muhammadiyah juga sudah mengarur waktu penjemputan, tapi apa yang diatur oleh pihak sekolah tidak berjalan.

    “Praktek dilapangan banyak wali murid yang kurang sadar. Seperti tidak dipatuhinya jadwal atau jam penjemputan, parkir resmi tidak digunakan, memilih parkir liar yang menyebabkan kemacetan panjang dikawasan tersebut,”ujarnya

    Pihaknya sangat menyayangkan apa yang dilakukan wali murid ini, selalu terjadi dan terus terulang meski sudah beberapa kali diperingatkan. Hal itulah yang membuat pihaknya harus melakukan tindakan tegas berupa pengangkutan kendaraan yang membandel seperti hari ini.

    “Ini akan menjadi pelajaran bagi mereka kedepan, karena apa yang menjadi keluhan masyarakat ini, dipinta langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) harus ditindak tegas. Apalagi Palembang akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018 mendatang,”tukasnya.(eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com