• Pagaralam Siap Bangun PLTA 30 MW

    0

    20160907_094908Pagaralam, sumsel, jurnalsumatra.com  – Upaya mengatasi kekurangan energi listrik dan daya ditiga daerah, dua negara akan bangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), di Dusun Mingkik, Kelurahan Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan, dengan kekuatan 30 Mega Watt (MW). Demikian diungkapkan Camat Dempo Selatan, Yusman Sohar, S.Sos, kemarin.

    Menurut dia, ada dua negara yang sudah siap yaitu Jepang dan Italia, dengan nilai investasi diperkirakan Rp1 triliun dan dengan 30 MW akan dapat menyuplai tiga daerah di aliran sungai Lematang.

    “Izin prinsip sudah disetujui Pemprov Sumsel, jadi tinggal pelaksanaanya saja akan dimulai 2018 mendatang,” ujar dia.

    Ia mengatakan,  PLTA ini akan mengambil sumber air dari sungai Indikat kemudian dilakukan pengeboran melalui dinding tebing Indikat diperbatasan dengan Desa Bangke,Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat.

    “Jaringan pipa akan dialirkan ke Dusun Tanah Pilih, kemudiam ditempat tersebut  dibangun pembanghkit listrik dan lokasi perlantoran,” ujar dia.

    Yusman mengatakan, 2018 pengebotan sudah dimulai, oleh kontraktor Jepang dan Utali, untuk pembuatan jalur saluran air yang akan dialirkan ke pembangkit.

    “Kami berharap pembangunan  PLTA ini bukan hanya akan mengatasi krisis listrik dan bahkan termasuk lapangan kerja bagi warga setempat,” ungkap dia.

    Ia mengatakan, tidak ada istilah batal terkait proyek ini karena Pemprov Sumsel, sudah berani jami kan uang Rp50 miliar kalau batal jadi milik Pagaralam uang tersebut.

    Sementara itu Wako Pagaralam Hj Ida Fitriati mengatakan, memang ada bebetapa investor yang mulai melirik Pagaralam khususnya bidang pengembangan sumber daya alam (SDA) yang ramah lingkungan.

    “Ada beberapa investor yang siap beinvestasi khususnya pengembangan kopi dan pembangkit listrik, khususnya dari Luar Negeri, seperti Belanda,Jepang,Italia, Jerman dan Austealia,” ungkap dia.

    Ia mengatakan, kemudian saat ini juga Pagaralam siap membangun waduk dan irigasi untuk pembukaan 3000 hektare sawah batu di Dempo Tengah

    “Termaduk jembatan layang Lematang dan Indikat dengan nilai anggaran bisa mencaai Rp1 triliun,  dan irigasi Lematang Rp270 miliar dikerjakan Kontraktor BUMN,” kata Ida.

    Ia mengatakan, saat ini fokus penyelesaian jalan lingkar kota, jalan bandara dan pembebasan lahan untuk pembangunan infrastruktur.(van)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com