• OWI/Butet Ucapkan Terima Kasih Kepada Buruh Rokok

    0

        Kudus, jurnalsumatra.com – Peraih medali emas di Olimpiade Rio de Jenairo 2016, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Owi-Butet) menyambangi ratusan buruh rokok di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis untuk menyampaikan terima kasih atas doanya sebelum keduanya berangkat ke olimpiade
    “Terima kasih banyak atas doa dari buruh rokok di Kudus, khususnya yang ada di brak (tempat produksi) Djarum Bitingan Lama, sehingga kami bisa meraih medali emas di Olimpiade Rio,” kata Butet  didampingi Owi saat berada di hadapan ratuan buruh rokok di bark Djarum Bitingan Lama di Jalan Lukmonohadi, Kudus, Kamis.
    Ia berharap medali emas yang diraih bersama Owi bisa memotivasi atlet muda di Tanah Air untuk berprestasi di sejumlah cabang olahraga.
    Owi berharap raihan medali emas di Olimpiade Rio ini bisa mendorong para atlet di berbagai cabang olahraga untuk berprestasi.
    Bupati Kudus Musthofa yang ikut menyambut kehadiran Owi dan Butet mengungakapkan, brak Bitingan Lama memiliki sejarah telah melahirnya atlet bulu tangkis berprestasi.
    Karena sebelumnya, brak tersebut merupakan tempat berlatihnya legenda bulu tangkis binaan PB Djarum Kudus, seperti Liem Swie King.

    Oleh karena itu, kata Musthofa, para buruh rokok patut berbangga dan tersanjung atas prestasi yang diraih oleh Owi dan Butet.
    Zubaedah, salah satu pekerja rokok mengaku, senang dan bangga dikunjungi atlet peraih emas Olimpiade Rio 2016.
    Apalagi, lanjut dia, ratusan buruh yang ada di brak Bitingan Lama juga turut mendoakan Owi dan Butet sebelum berlaga di Olimpiade Rio agar bisa meraih medali emas.
    “Beruntung, keduanya bisa meraih medali emas sekaligus membawa nama harum Bangsa Indonesia,” ujarnya.
    Jumlah pekerja di brak (tempat produksi) Djarum Bitingan Lama, di Jalan Lukomonohadi Kudus mencapai 779 buruh yang terdiri atas buruh nyontong, giling dan batil (perapi rokok).
    Sebelum tiba di brak Djarum Bitingan lama tersebut, Owi dan Butet terlebih dahulu diarak dari perbatasan Kudus-Demak kemudian menuju Jalan Lukmonohadi, Jalan Ramelan dan Alun-alun Kudus.
    Sepanjang perjalanan tersebut, keduanya mendapatkan sambutan meriah dari ribuan pelajar dari tingkat SD, SMP hingga SMA dan sederajat, termasuk masyarakat umum juga ikut memadati tepi jalan.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com