• Manggarai Timur Siapkan Rp10,231 Miliar Bangun RSUD 

    0

    Kupang, jurnalsumatra.com – Bupati Manggarai Timur Yoseph Tote mengatakan pemerintah menyiapkan anggaran Rp10,231 miliar pada 2016 untuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di daerah tersebut.
    Siaran pers yang diterima di Kupang, Sabtu menyebutkan selama ini masih banyak masyarakat Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur belum mendapatkan akses pelayanan rumah sakit yang memadai.
    Oleh

    karenanya,  adanya pembangunan RSUD itu diharapkan bisa menjawab tuntutan kebutuhan masyarakat setempat akan pelayanan kesehatan yang mudah, murah, cepat dan berkualitas, katanya.
    “Rumah sakit menjadi salah satu dambaan masyarakat Manggarai Timur sehingga sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk mengupayakannya,” katanya.
    Bupati Yoseph Tote menyebutkan lokasi pembangunan RSUD tersebut berada di kawasan pusat pemerintahan di Desa Gurunf Riwut, Kecamatan Borong.
    Terkait rencana induk pembangunan, kata dia, sudah diselesaikan pada tahun 2014 dan dokumen analisa dampak lingkungan sudah disahkan melalui rapat Komisi DPRD setempat yang menyatakan layak dengan kondisi lingkungan hidup.
    “Peletakan batu pertama untuk pembangunan itu sendiri sudah dilakukan dan disaksikan oleh tokoh Gendang Lidi, Gendang Rehes, Gendang Rentung, Gendang Ara dan Gendang Tuwa serta tokoh masyarakat sekitar Borong,” katanya menjelaskan.
    Dia mengatakan proses pembangunan rumah sakit tersebut membutuhkan waktu untuk tahapannya sehingga dia meminta masyarakat setempat ikut bersabar dan ikut mendukung keberlangsungan pembangunan, katanya.
    “Saya juga minta agar kontraktor yang menangani proyek pembangunan tersebut bisa bekerja dengan baik optimal,” katanya.
    Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Timur Philipus Mantur memgatakan perhitungan waktu penyelesaian pembangunan secara keseluruhan akan rampung lima hingga 10 tahun.
    “Tahap pertama diharapkan selesai untuk kurun waktu 2015-2020. Kemudian tahap ke dua dari 2021 hingga 2026 direncanakan penyelesaian bangunan penunjang,” katanya.
    Dalam tahun ini, kata dia, akan dimulai dengan pembangunan gedung rawat jalan, kemudian menyusul tahun 2017 pembangunan meliputi gedung Instalasi Gawat Darurat, rawat inap, Intensive Care Unit (ICU) , dan laboratorium, kata Philipus Mantur.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com