• Komisi IV Sesalkan Pengalihan MoU RSUD OI

    0
    Solahudin Djakfar (Kiri)

    Solahudin Djakfar (Kiri)Solahudin

    KAYUAGUNG, SUMSEL. Jurnalsumatra.com – Komisi IV DPRD OKI menyesalkan putusnya Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Ogan Ilir (OI) dengan RSUD Kayuagung terhadap pelayanan kesehatan masyarakat tahun 2016. Ironisnya Pemkab OI mengalihkan bentuk kerjasama itu dengan RS Prabumulih.

    “Sekarang ini antara RSUD Kayuagung dengan Pemkab OI tidak lagi menjalin kerjasama pelayanan kesehatan. Kontrak MoU sekarang ini sudah dipindahkan ke RS Prabumulih mulai tahun 2016 ini,” ungkap Sekretaris Komisi IV DPRD OKI Solahuddin Djakfar, Senin (19/9/2016).

    Sebelum mengalihkan bentuk kerjasama itu, lanjut politisi Nasdem OKI, seharusnya Pemkab OI dapat melunasi sisa utang RSUD Kayuagung sebesar Rp4,9miliar.

    Dia mempertanyakan alasan Pemkab OI mengalihkan bentuk kerjasama itu ke rumah sakit Prabumulih, menginggat banyaknya penolakan yang kerap terjadi ketika warga hendak berobat ke RSUD Kayuagung.

    “Kalaupun alasannya tidak bagus layanan, bilang. Tapi harus lunasi dulu hutang lama. Wajar kalau warga OI ditolak dilayani, kecuali memang ada warga yang sakit emergency seperti kecelakaan dan lainnya,” tuturnya.

    Rata-rata warga OI memang lebih senang berobat ke RSUD Kayuagung seperti dari Kecamatan Tanjung Raja, Kandis, Muara Kuang, Indralaya dan lainnya

    Dia berharap pihak RSUD Kayuagung bersama pihak terkait lainnya untuk dapat melakukan pendekatan persuasif terhadap Pemkab OI untuk penyelesaikan hutang tersebut.(RICO)
  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com