• Kementan Tetapkan Sabang Bebas Rabies

    0

        Sabang, Aceh, jurnalsumatra.com – Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan-RI) menetapkan Kota Sabang yang terletak di paling ujung barat Indonesia, bebas dari penyakit rabies (anjing gila).
    “Syukur Alhamdulillah bertepatan dengan Peringatan Hari Rabies Se-dunia, Kementan menetapkan Sabang bebas dari penyakit rabies,” kata Kepala Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan (DP3K) Kota Sabang Syarbini Yusuf ketika dihubingi di Sabang, Kamis.
    Peringatan Hari Rabies Se-dunia pada Rabu 28 September 2016 yang berlangsung di Pontianak, Kalimantan Barat, Kementan RI menetapkan Kota Sabang dan Pulau Pisang, Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Lampung sebagai kawan bebas penyakit menular rabies.
    “Sejak empat tahun terakhir Pemerintah Kota Sabang sudah aktif melakukan pencegahan penyebaran penyakit menular yang berasal dari anjing, kucing dan kera (monyet),” sebutnya.

        Ia mengatakan Pemkot Sabang sejak empat tahun terakhir intensif melakukan pencegahan penyebaran penyakit rabies yang berasal dari binatang tersebut dengan memeriksa hewan-hewan penyebar penyakit menular itu.
    “Bahkan petugas DP3K pernah membelah kepala anjing yang sudah mati dan melakukan pemeriksaan, ini dilakukan untuk membasmi penyakit penular (rabies),” akunya.
    Pada kesempatan itu Syarbini mengatakan untuk mempertahankan Pulau Weh bebas dari penyakit rabies butuh peran serta semua pihak, terutama Karantina Kersehatan Pelabuhan (KKP).
    “Sebagai daerah kepulauan kami sudah berkomunikasi dengan petugas KKP untuk melakukan pengawasan di pelabuhan penyeberangan Ulee-lheue Banda Aceh agar tidak ada yang membawa anjing, kucing dan kera yang berasal dari daratan,” pintanya.
    Ia juga mengajak semua pihak berperan aktif melakukan pengamanan dan pencegahan yang ketat serta pengawasan lalu lintas hewan penular rabies (HPR) seperti anjing, kucing dan kera sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
    “Meski Kementan sudah menetapkan Sabang bebas dari penyakit rabies, kita harus tetap waspada terhadap kemungkinan penularan baru dan melalui pengamanan yang teratur serta berkesinambugan pelaksaan penindakannya kita akan terus bebas dari peyakit menular tersebut,” kata Kadis DP3K Kota Sabang itu.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com