• Kehidupan Basudara Di Ambon Harus Dijaga      

    0

    Ambon, jurnalsumatra.com – Wakil Wali Kota (Wawali) Ambon Sam Latuconsina menyatakan kehidupan orang basudara (persaudaraan) di kota ini harus tetap terjaga dan terpelihara sehingga kedamaian akan ada dalam hati setiap warga.
    “Kehidupan orang basudara di Kota Ambon harus tetap terjaga sehingga kedamaian tetap terjaga dan seluruh proses pembangunan dan politik yang terjadi dapat menghasilkan sesuatu yang baik,” katanya saat melakukan pertemuan dengan media di Ambon, Rabu.
    Ia mengatakan, kehidupan Ambon yang semakin harmonis, damai dalam bingkai persaudaraan harus terus dijaga oleh seluruh warga kota sehingga dapat diwariskan kepada anak cucu.
    “Kita pernah ada dalam pengalaman kelam konflik sosial yang terjadi sejak tahun 1999, dan setelah saya dan Pak Richard memimpin kota di tahun 2011 kita juga ada dalam situasi sulit, tetapi semua dapat ditangani dengan baik sehingga kota ini kembali aman dan damai,” katanya.
    Menurut Sam, lima tahun Wali Kota dan Wawali memimpin kota sejak dilantik pada 4 Agustus 2011 hingga 4 Agustus 2016 banyak tantangan, hambatan juga keberhasilan yang diraih.
    Keberhasilan yang diraih atas kerjasama seluruh pihak terutama warga kota yang telah mendukung seluruh proses pembangunan yang dilakukan selama lima tahun kepemimpinan.
    “Apresiasi yang tinggi dan ucapan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh warga kota karena telah melaksanakan tanggung jawab bersama secara faktual, sehingga mengalami kemajuan signifikan walaupun masih banyak ekspektasi warga yang belum terpenuhi tetapi kita bersama telah melakukan peran dan tanggungjawab demi kemajuan kota ini,” ujarnya
    Dia menjelaskan, hasil survey yang dilakukan sejumlah pihak terhadap kepemimpinan Wali Kota dan Wawali indikasi tingkat kepuasan dan keberhasilan mencapai 85 persen, secara faktual masyarakat merasa terpuaskan.
    “Tentu sebagai Wawali saya berterima kasih atas segala dukungan yang diberikan selama ini, hingga diakhir kepemimpinan kami dapat menyelesaikan tugas dengan baik,” ujarnya.
    Sam mengakui, dalam keseharian tugas sebagai Wawali tentu saja ada hal-hal yang tidak berkenan karena itu sebagai pribadi maupun sebagai Wawali dihaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.
    “Dalam tugas yang saya emban ada banyak kesalahyang dibuat baik yang disengaja maupun tidak, karena sebagai orang biasa kita tidak luput dari berbagai kesalahan, tetapi kita berusaha berbuat yang terbaik,” katanya.
    Ia menambahkan, dalam setiap kebijakan yang bersifat internal maupun luas ke masyarakat pasti ada yang kurang berkenan bagi warga kota, karena itu diharapkan dukungan warga untuk menjaga kota ini tetap aman dan damai.
    “Pengalaman tugas sebagai Wawali menjadi sesuatu yang berharga bagi saya agar ke depan saya dapat bekerja lebih baik lagi, karena itu saya juga meminta dukungan warga kota untuk kemajuan kota ini,” kata Sam Latuconsina.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com