• Keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan Di Sulut Masih Minim

    0

    Manado, jurnalsumatra.com – Keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) masih sangat minim meskipun keanggotaan tersebut bersifat wajib.
    “Perusahaan yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan Sulut belum mencapai 50 persen dari keseluruhan yang beraktivitas di daerah tersebut,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sulhan Ibrahim di Manado, Selasa.
    Sulhan menyebut data tersebut adalah keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan pada pertengahan Juni 2015 dan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada perusahaan di daerah tersebut untuk mendaftarkan pekerjanya sehingga bisa mendapatkan manfaat jaminan sosial.
    Kepala Bidang Pengawasan ketenagakerjaan Disnakertrans Provinsi Sulut Supartoyo mengatakan di Provinsi Sulut ada sebanyak 4.185 perusahaan dan diperkirakan yang ikut program BPJS Ketenagakerjaan belum mencapai 50 persen.
    “Juga tenaga kerja yang ada di Sulut sebanyak 100 ribu orang dan belum semuanya mengikuti program BPJS,” jelasnya.
    Padahal keikutsertaan dalam program BPJS merupakan jaminan kepada pekerja jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan kerja.
    Dia mengatakan pemerintah dengan pihak BPJS ketenagakerjaan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada pengusaha agar mengikutsertakan karyawannya.
    Jika tidak ikut dalam program tersebut akan ada saksi yang akan dikenakan baik pencabutan ijzn usaha maupun tidak akan mendapatkan pelayanan dari instansi pemerintah.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com