• Kantor Prusda Lahat Dipenuhi Ilalang

    0

    ilalangLahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Aset seharha Rp.5 Milyar milik Perusda (Perusahaan Khusus Daerah) Lahat terbengkalai. Ironisnya, sebagian aset lainnya seperti mobil Dump Truck Hino tidak jelas keberadaannya bahkan pihak perusahaan Flat merah milik Pemkab Lahat tersebut seakan menutup mata.

    Terlihat dilapangan sendiri, nampak Stone Cruser ditutupi rumput liar dan sebagian sudah karatan, seperti gudang untuk mesin yang sudah dijarah pencuri, aset PT. Peralatan operasional seperti Satu unit Stone Cruser, mesin cruser Satu buah eskavator pc 200 merek Kobelco, terlihat hanya sebagian sparepart nya saja.

    Bmb (57) salah satu warga kecamatan Merapi mengatakan, lahan milik Perusda saat ini sudah menjadi stockpile milik PT. Bumi Putera Indonesi (BPI) asal Kalimantan kontraktor PT. DDE yang berkantor di Lahat untuk penumpukan batubara sejumlah 30.000 ton, namun aset perusahaan yang diperkirakan seharga Milyaran rupiah dibiarkan hancur.

    “Kita akui saat ini sudah ahli fungsi lahan milik PT. Prusda dikontrak oleh PT. BPI untuk penumpukan batubara namun kiranya aset milik pemerintah tersebut dapat dijaga agar tidak rusak apalagi hilang,” ujarnya lugas.

    Ia mengatakan, saat ini mewakili warga lainnya sangat berharap agar kiranya Pemkab Lahat dapat turun kelokasi guna meninjau dan mengevakuasi aset yang ada karena sangat ironis jika barang tersebut terus didiamkan.

    “Kita sangat menyayangkan jika aset negara rusak karena belinya pakai uang APBD, apalagi saat ini pemerintah daerah kekurangan dana untuk berbelanja. Dan, hal ini sama dengan mengancam milyaran rupiah uang yang bakal punah,” pungkas Bmb.

    Terpisah Dirut PT. Perusda Lahat Mahmud Siregar, SH saat ini belum bisa dikonfirmasi, Hp nyapun dihubungi selalu tidak aktif. (Din)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com