• Kantor Pemakaman Serap Anggaran Tertinggi 80 Persen

    0

         Tangerang, jurnalsumatra.com – Kantor Pemakaman Umum Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, menyerap anggaran tertinggi sebesar 80 persen dari APBD Murni 2016.
    “Serapan anggaran terendah adalah Dinas Pendidikan sebesar 49,12 persen,” kata Sekretaris Daerah Pemkab Tangerang Iskandar Mirsyad di Tangerang, Selasa.
    Iskandar mengatakan APBD Murni Kabupaten Tangerang 2016 sebesar Rp4,4 triliun dan peruntukan lebih banyak pada Dinas Pendidikan, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA) serta pembangunan proyek instrastruktur lainnya.
    Menurut dia, pihaknya melakukan evaluasi terhadap kinerja satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terutama yang menyangkut kepentingan publik.
    Meski begitu, penyerapan anggaran tersebut termasuk tinggi bila dibandingkan dengan daerah lain di Banten yakni rata-rata sebesar 40 persen.
    Penyerapan anggaran tersebut karena pemerintah secara rutin melakukan pemantauan melalui online sehingga dapat diketahui SKPD yang lambat pengunaan dana.

         Pihaknya juga langsung menanyakan kendala yang dihadapi bahwa mengapa serapan anggaran dalam persentase kecil dan apa saja kegiatan yang sudah dilakukan.
    Secara umum, katanya, capaian target serapan anggaran sudah mencapai 58,9 persen dari APBD Murni 2016.
    Dia berharap agar hingga mendekati akhir tahun penyerapan anggaran dilakukan secara maksimal dan kegiatan berjalan lancar termasuk proyek untuk kepentingan publik.
    Padahal sebelumnya, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan pihaknya memperketat anggaran perjalanan dinas para pejabat agar dapat menghemat pengeluaran dalam APBD setempat tahun 2016.
    Hal tersebut harus dihitung kembali seperti pengurangan biaya perjalanan dan investasi kepada PDAM setempat serta berupaya memangkas proyek pembangunan fisik dan insfrastruktur untuk dialihkan mengaji pegawai negeri sipil (PNS).
    Masalah itu karena Kementerian Keuangan mengeluarkan Peraturan No.125/PMK/07/2016 tentang Penundaan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk provinsi, kabupaten/kota se-Indonesia.
    Sedangkan DAU yang ditahan untuk Kabupaten Tangerang sebear Rp54,167 miliar setiap bulan atau Rp116 miliar selama empat bulan.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com