• Jasindo Berikan Pertanggungan Bagi Penerima Dana PEM

    0

        Kupang, jurnalsumatra.com – PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) memberikan pertanggungan bagi warga penerima bantuan dana pemberdayaan ekonomi masyarakat (PEM) program inovasi Pemerintah Kota Kupang untuk keberlanjutan usaha ekonomi bagi warga di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur.
    “Pihak Jasindo sudah mulai melakukan penjajakan dan sudah mendapatkan respon dari para penerima dana PEM itu untuk mengasuransikan usahanya secara mandiri,” kata Kepala Cabang PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) Kupang Akhmad Sahal kepada Antara di Kupang, Senin.
    Dia mengatakan, sejak diberikan kepercayaan pemerintah untuk menjajaki kemungkinan kepesertaan pemilik UKM penerima dana pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kota Kupang itu, PT Jasindo sudah menerima puluhan kepesertaan yang akan dipertanggungkan dalam jasa asuransi yang ditawarkan tersebut.
    Akhmad meyakini, akan bisa menjangkau keseluruhan penerima dana pemberdayaan di 51 kelurahan dan enam kecamatan Kota Kupang itu.
    Dia menjelaskan, jenis pertanggungan yang ditawarkan oleh PT Jasindo kepada para peserta adalah jenis pertanggungan usaha yang sedang digeluti para penerima dana bergulir itu.
    Setiap ahli waris pemilik UKM akan mendapatkan klaim senilai Rp20 juta jika mengalami kecelakaan dan meninggal. Hal itu langsung dibayarkan setelah seluruh administrasi pendukung disampaikan kepada PT Jasindo Cabang Kupang.
    Sementara untuk kematian karena sakit biasa atau tanpa sakit dan tanpa kecelakaan, maka ahli waris akan mendapatkan klaim uang senilai Rp2,5 juta. Dengan demikian, maka usaha yang sedang dijalankan oleh yang tertanggung bisa tetap berjalan oleh ahli warisnya, tanpa terganggu dengan meninggalnya penerima dana tersebut.

        PT Jasindo dalam konteks pelayanan pertanggungan itu, menerapkan premi yang harus dibayarkan oleh setiap peserta secara mandiri hanya sebesar Rp50 ribu untuk jangka waktu satu tahun dan setiap penerima bisa mengikuti kepesertaan hingga paling banyak lima kepesertaan yang nilai preminya Rp250 ribu per tahun.
    Dia mengaku, karena Jasindo merupakan perusahaan milik pemerintah maka kerja sama antar pemerintah akan semakin memberikan manfaat bagi seluruh warga di daerah ini.
    Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Kupang Felisberto Amaral terpisah mengaku sudah meminta seluruh pelaksana Dana PEM di tingkat kelurahan yaitu Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) membantu warga penerima dana yang memiliki usaha kecil menengah (UMKM) mengikuti jaminan PT Jasindo untuk kepentingan penjaminan pinjaman dan usaha ekonomi yang sedang dilaksanakan warganya.
    Dengan asuransi, maka secara ekonomis, pihak warga pemilik UMKM akan diberikan jaminan pertanggungan terhadap barang usaha yang sudah  dimiliki, sehingga jika bermasalah, tidak merugi.
    “Rata-rata penerima bantuan dana PEM adalah pemilik usaha kecil dari warga miskin, sehingga butuh perlindungan usahanya,” katanya.
    Hingga saat ini kata dia, Pemerintah Kota Kupang sudah menyalurkan anggaran sebanyak Rp51 miliar lebih.
    Dana tersebut saat ini sedang digulirkan untuk 10 ribu lebih penerima yang memiliki usaha kecil di 51 kelurahan dan enam kecamatan wilayah itu.
    Dalam konteks tersebut, lanjut dia, proses pengguliran terus dilakukan, agar terus bergulir demi penciptaan dan peningkatan usaha kecil warga penerima.
    “Setiap kelurahan dapat Rp500 juta dan ada kelurahan yang karena penggulirannya baik sudah dapat Rp1 miliar untuk usaha produktif dan menurut rencana akan diseragamkan seluruh kelurahan mendapat Rp1 miliar,” katanya.
    Dengan penambahan nilai nominal pinjaman hingga Rp1 miliar setiap kelurahan, diharap nantinya bisa mendorong terciptanya peningkatan usaha produktif masyarakat untuk kesejahteraannya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com