• Harga Gula Berangsur Turun Di Aceh Utara

    0

         Lhokseumawe, jurnalsumatra.com – Harga gula pasir di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, sejak sepakn terahhir sudah turun yakni dari Rp20 ribu menjadi Rp15 ribu/Kg, karena pasokannya lancar.
    Dari beberapa konsumen di Lhoksukon, Senin menyebutkan harga gula pasir terus bergerak turun, terutama dalam beberapa pekan terakhir sangat terasa jumlah penurunanannya.
    Salah seorang pedagang warung kopi Sayed Banta, menyebutkan secara berangsur harga gula pasir turun, umumnya, angka penurunannya terjadi secara bertahap.
    “Di sebuah toko grosir di Lhoksukon tiga hari lalu, saya membeli gula Rp630 ribu per sak ukuran 50 Kg, padahal sebelumnya Rp680 per sak. Saya rutin membeli gula pasir, karena untuk keperluan usaha warung kopi,” ungkapnya.

         Tambahnya, dengan turunnya harga gula pasir, menjadi keuntungan tersendiri bagi pengusaha warung kopi seperti dirinya. Karena biaya yang dikeluarkan untuk membeli salah satu bahan baku minuman tersebut tidak terlalu membengkak.
    “Naik dan turunnya harga gula pasir tidak berpengaruh kepada harga minuman kopi yang kita jual. Bila harga gula sedang naik maka harga segelas kopi tetap tidak kita naikkan. Begitu juga saat harga gula sedang turun,” katanya.
    Jika harga gula sedang turun seperti saat ini, maka keuntungan yang didapatkan tentu akan lebih meningkat lagi,” ungkapnya.
    Sementara itu, di sejumlah pasar tradisional di Kota Lhokseumawe, harga gula pasir juga terus turun, yakni Rp15 ribu, sedangkan sebelumnya mencapai Rp20 ribu/Kg.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com