• Harga Daging Di Sabang Naik 30 Persen      

    0

    Sabang, jurnalsumatra.com- Harga daging sapi dan kerbau pada hari “meugang” (motong) pertama menjelang Idul Adha di pasar dadakan SabangRp170.000 atau mengalami kenaikan 30 persen dibandingkan hari biasa yang hanya Rp130.000 per kilogram.
    Salah seorang pedangang, Saiful di pasar dadakan di Kuta Bawah Timu, Sabang, Sabtu menyebutkan, naiknya harga karena permintaan meningkat, meskipun persediaan cukup.
    “Harga daging sapi dan kerbau pada hari meugang ini  sama dengan tahun-tahun sebelumnya dan tidak terjadi lonjakan yang signifikan,” kata pedagang tadi.
    Ia mengatakan, daging sapi maupun ketbau yang dipotong ditemppat pemotongan hewan se Kota Sabang dominan dipasok dari daratan Aceh dan sekitarnya.
    “Hampir 50 persen daging sapi dan kerbau yang dipotong di Sabang didatangkan dari daratan,” katanya lagi.
    Kemudian salah seorang pembeli daging, Faisal mengatakan, meugang merupakan hari yang sakral, sehingga kendatipun harganya mahal, sebagai kepala keluarga tetap ada kewajiban untuk membawa pulang daging meskipun hanya 1 Kg.
    “Yang namanya hari meugang tetap ada kewajiban moral untuk membawa pulang daging ke rumah meskipun hanya 1 Kg saja,” katanya.
    Ia menambahkan, harga daging Rp170.000 sudah tergolong mahal, dan terlihat tidak ada kebijakan serta langkah bijak yang diambil dari pemerintah.
    “Seharusnya pemerintah ada kebijakan nyata menekan harga daging agar tidak terjadi kenaikan harga yang melonjak seperti hari biasa,” tuturnya lagi.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com