• Gubernur Sulteng Apresiasi Tewasnya Terduga Teroris

    0

       Palu, jurnalsumatra.com – Gubenur Sulawesi Tengah Longki Djanggola memberi apresiasi kepada tim Satgas Tinombala yang kembali menembak seorang terduga teroris di Poso hingga tewas.
    “Terima kasih banyak. Lebih bagus lagi supaya cepat selesai,” kata Longki menanggapi tewasnya seorang terduga teroris setelah kontak senjata dengan Satgas Tinombala di Poso, Rabu pagi.
    Longki mengatakan semakin cepat kelompok sipil bersenjata di Poso itu diselesaikan semakin baik bagi kondisi Sulawesi Tengah.
    Meski demikian, kata Longki, sebaiknya mereka menyerahkan diri dibanting mati di ujung senapan.
    “Saya malah mengimbau kepada mereka yang masih tersisa sebaiknya menyerahkan diri saja dari pada dikejar-kejar kemudian ditembak, saya kira lebih bagus dan elegan kalau dia menyerahjahkan diri,” katanya.
    Menurut dia, ikhtiar menyerahkan diri merupakan cara penyelesaian terbaik bagi kelompok bersenjata yang tersisa. Bagaimana pun, kata dia, kelompok yang tersisa pasca tewasnya Santoso tersebut tetap dalam pengejaran Satgas Tinombala.

        “Dan operasi Tinombala ini akan terus berlanjut sampai selesai masalahnya,” katanya.
    Longki mengatakan dirinya sudah membicarakan hal itu kepada Presiden Joko Widodo tentang keberlanjutan operasi Tinombala tersebut sampai kelompok sipil radikal di Poso selesai.
    “Jadi ini bukan main-main,” katanya.
    Dia mengatakan selagi kelompok Santoso tersebut tidak menyerahkan diri maka nasibnya tragis.
    “Daripada ditembak seperti Ibrahim itu kan konyol namanya,” katanya.
    Ibrahim, seorang warga negara asing dari Republik Rakyat Tiongkok tewas dalam aksi baku tembak dengan tim Satgas Tinombala pada Rabu pagi pukul 08.30 Wita di sebuah tempat dekat permukiman warga di Poso Pesisir.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com