• GMP Minta Polda Serius Tangani Masalah Tanah

    0

    demoPalembang, jurnalsumatra.com – Puluhan orang yang menamakan dirinya Dewan Eksekusi Gerakan Mahasiswa Pancasila (GMP) Kota Palembang menggelar demo di depan markas Polda Sumsel dan , Kamis (29/9).

    Koordinator aksi Imam Bukhori menurutnya mengingat ketentian dalam amandemen 1945 dan pelaksanaan hak ulayat dari masyarakat hukum adat, menurut kenyataan masih ada konflik bahkan kasus sengketa tanah.

    Sehingga sesuai dengan kepentingan rakyat dan negara yang mengatas namakan nasionalisme yang berdasarkan atas persatuan bangsa serta tidak boleh bertentangan dengan undang-undang dan aturan lain yang lebih tinggi .

    GMP menilai banyak laporan masyarakat di Palembang yang tidak ditindaklanjuti dan ditanggapi secara serius malahan rakyat menjadi korban dalam sengketa tersebut.

    Karena itu pihaknya meminta penegak hukun harus bertindak sesuai fungsi dan tugasnya ketika ada gesekan antara warga yg terlibat dalam sengketa tanah dan harus ada transparansi dalam penyidikan perkara yg ditangani.

    “Meminta kepada Kepolisian menangkap oknum yg jelas menjadi DPO lalu klarifikasi ulang lurah dan camat yg menerbitkan SPH diatas tanah yg sdh menjadi hak milik dan meminta kasus sengketa tanah yang ada dikelurahan 16 Ulu Kec. SU II  harus dibawa kepengadilan,” katanya.

    Kasubdit Penmas AKBP Ali Ansori yang menemui pendemo menerima tuntutan GMP dan pengaduan tersebut akan diteruskan ke pimpinannya untuk ditindaklanjuti.(***)

     

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com