• DPR: Perhatikan Nasib Nelayan Apabila Reklamasi Dilanjutkan

    0

        Jakarta, jurnalsumatra.com – Wakil Ketua Komisi IV DPR Daniel Johan menegaskan pemerintah harus menjamin dan memperhatikan nasib para nelayan apabila proyek reklamasi dilanjutkan kembali.
    “Jika Reklamasi berlanjut, yang paling penting adalah jaminan atas nasib dan penghidupan nelayan serta kepastian masalah lingkungan tidak menimbulkan bencana,” katanya di Jakarta, Rabu.
    Dia menjelaskan, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) kawasan sangat penting dan menjadi syarat utama bagi Komisi IV DPR apabila reklamasi dilanjutkan, karena itu merupakan perintah konstitusi.
    Dia juga mempertanyakan bagaimana dampak ditutupnya teluk Jakarta akibat reklamasi ini, karena air harus diturunkan tiga meter sementara pelabuhan perikanan hanya empat meter.
    “Bagaimana caranya kapal-kapal milik belasan ribu nelayan ini akan berlabuh?,” ujarnya.

        Daniel menjelaskan, menurut Pengembangan Terpadu Pesisir Ibukota Negara (NCICD) akan bangun Shipping Lock, nelayan tidak akan kuat membayar.
    Politikus PKB itu menilainya, pada akhirnya pasti nelayan yang katanya mendapat rusun itu harus pindah entah kemana karena tercabut dari mata pencahariannya sebagai nelayan.
    “Lalu bila teluk Jakarta tertutup, bagaimana air sungai mengalir ke laut?. Jadi bila reklamasi ini berlanjut dan ternyata justru mengakibatkan bencana banjir di Jakarta dan sekitarnya dan membuat belasan ribu nelayan jadi menganggur,” katanya.
    Menurut dia, apabila hal itu terjadi maka Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang paling bertanggung jawab karena mereka yang secara teknis memberikan izin dan jaminan, termasuk izin Menteri Susi di Benoa, Bali.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com