• DINKESOS Bina Warga Miskin Budi Daya Lele        

    0

    Tangerang, jurnalsumatra.com – Dinas Kesejahteraan Sosial (Dinkesos) Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, melakukan pembinaan kepada warga miskin di Kecamatan Kresek untuk membudidayakan ikan lele.
    “Kami juga memberikan pakan ikan kepada mereka agar dapat berusaha dan mampu mandiri secara ekonomi,” kata Kepala Dinkesos Pemkab Tangerang Firzada Mahali di Tangerang, Selasa.
    Firzada mengatakan bahwa pihaknya memberikan pakan ikan itu sebanyak 10 karung kepada peserta pelatihan agar tahap awal tidak mengalami kesulitan.
    Peserta pelatihan sebanyak 80 warga Desa Tamiang dan Desa Koper, Kecamatan Kresek itu, kata dia, juga mendapatkan bibit lele.
    Dalam pelatihan tersebut, pihaknya juga melibatkan aparat Dinas Perikanan Pemprov Banten sebagai narasumber.
    Namun, sistem yang digunakan dalam pelatihan tersebut adalah peserta diajarkan bagaimana cara budi daya lele mengunakan drum bekas.
    Menurut dia, setiap drum dengan diameter 2,1 meter dapat menampung sekitar 2.000 bibit lele. Dalam waktu 2 hingga 3 bulan sudah dapat dipanen.
    Pengunaan drum bekas tersebut, kata dia, karena keterbatasan lahan di wilayah itu untuk budi daya ikan air tawar. Padahal, sebelumnya Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Pemkab Tangerang juga memberikan pelatihan serupa kepada warga di Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, demi menambah perekonomian keluarga.
    Kepala Seksi Perikanan Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Pemkab Tangerang Sugih Suryagalih mengatakan bahwa kebutuhan lele selama ini untuk daerah ini didatangkan dari Bogor, Sukabumi, dan Pandeglang.
    Peluang usaha bagi warga untuk membudidayakan ikan lele, katanya, sangat terbuka lebar karena setiap hari harus dipasok dari daerah lain.
    Budi daya lele dianggap mudah dan sangat menjanjikan karena tidak harus di kolam, tetapi dapat dilakukan pada bak penampungan air terbuat dari plastik yang tidak terpakai.
    Bahkan, pakan untuk ikan lele juga relatif mudah diperoleh, seperti sisa jeroan ayam atau ikan di pasar tradisional yang telah dibuang pedagang.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com