• Dinas Kesehatan Boven Digoel Distribusikan 11.500 KPS

    0

        Jayapura, jurnalsumatra.com – Tim Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua (UP2KP) di Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua, menyatakan Dinas Kesehatan setempat tengah mendistribusikan sebanyak 11.500 lembar Kartu Papua Sehat kepada warga.
    “Sebanyak 20 distrik di Kabupaten Boven Digoel sudah menerima Kartu Papua Sehat (KPS). Dari 20 Distrik itu 112 kampung sudah menerima KPS,” kata Ketua Tim Survei Pemanfaatan Dana Otonomi Khusus Bidang Kesehatan Sebesar 15 persen dan KPS di Kabupaten Merauke dan Boven Digoel,  Alexander Krisifu, Senin.
    Jumlah kartu KPS yang sudah didistribusikan ke ratusan lebih kampung itu sebanyak 11.500 lembar KPS, katanya di Jayapura.
    Sementara, kata dia, total keseluruhan penduduk yang berdomisili di Kabupaten Boven Digoel sebanyak 63.021 penduduk. Sebagian besar penduduk sudah menerima kartu sehat tersebut.

        Lanjut dia, Dinas Kesehatan Boven Digoel mendistribusikan ribuan lembar Kartu Papua Sehat itu kepada masyarakat pada 2015 setelah diantar oleh Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua.
    “Jadi, sisa Kartu Papua Sehat yang masih ada hingga 2016 ini sebanyak 8.000 lembar KPS. Sisah kartu itu sementara sedang didistribusikan kepada warga,” ujarnya.
    Dia mengatakan, sistem penomoran KPS sesuai kode kabupaten, kode distrik dan kode kampung sudah diisi sesuai dengan petunjuk teknis sistem penomoran yang sudah disosialisasikan pada 2015.
    “Untuk sistem penomoran KPS khusus di Boven Digoel tidak ada kendala berjalan lancar sesuai dengan petunjuk teknis sistem penomoran KPS,” ujarnya.
    Menurut Alexander, warga di Boven Digoel menggunakan KPS dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) serta kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
    “Berimbang warga di Boven Digoel menggunakan KPS dan KIS serta JKN untuk mendapatkan pelayanan kesehatan baik di puskesmas maupun di rumah sakit,” ujarnya.
    Ia menambahkan, Kabupaten Boven Digoel memiliki dua Rumah Sakit pertama yakni RSUD Boven Digoel dan RS bergerak. Hingga kini dua rumah sakit tersebut masih aktif melayani warga setempat.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com