• Diduga Ikan Mati Akibat Tercemar Limbah Mayora

    0

    ikan matiBANYUASIN,Sumsel,jurnalsumatra– Warha yang berada di sekitar aliran parit Sungai Hitam yang terletak di belakang Pabrik Mayora Kelurahan Sukamoro Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin mengeluhkan kondisi air parit yang diduga tercemar. Akibatnya  warna air menjadi hitam, tidak itu saja ikan ikut mati.

    “Buruknya kualitas air sungai dalam satu Minggu terakhir  membuat warga tidak bisa menggunakan air untuk keperluan mandi cuci Kakus (MCK),” kata Sri Hariyani (42) warga RT 21 RW 04, Jumat (16/9) 2016.

    Sejak ada pabrik  ini, terangnya air tidak lagi bisa dipakai karena kualitasnya buruk. ”Biasanya aliran ini dimanfaatkan untuk MCK. Tapi sejak berdirinya pabrik tidak lagi bisa dimanfaatkan. Mungkin sudah satu tahun lebih air ini tidak bisa digunakan lagi” ungkapnya.

    Bila terus dibiarkan berlarut-larut,kata dia,  dampaknya sangat merugikan lingkungan, tidak hanya terganggu pada penggunaan air oleh warga, tetapi juga perkembang biak ikan-ikan dan biota lainnya di aliran sungai Hitam ini.

    Mitro (30) warga setempat mengatakan, satu indikasi adanya dugaan industri mengalirkan limbahnya ke parit sangat kuat,  karena ikan banyak mati. “Dugaan itu, terlihat dari kandungan air yang menunjukkan adanya zat kimia asal indutri,  akan tetapi itu belum pasti masih butuh penelitian lebih lanjut,” katanya.

    Aliran Sungai Hitam  memiliki sejumlah parit yang membelah wilayah Kelurahan Sukamoro dalam jumlah besar pada kiri dan kanan aliran sungai itu, banyak terdapat pusat-pusat permukiman penduduk, dan menjadikan aliran parit sebagai sumber air bersih, dan usaha penangkapan ikan.

    Humas Mayora, Nico dikonfirmasi belum bisa memberikan tanggapan  adanya dugaan pencemaran dilingkungan masyarakat berasal dari pabrik Mayora. “Kami belum mengetahui adanya  pencemaran itu, makanya kami cek dulu,”ujarnya.(lubis)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com