• Di Palembang Pengguna Narkotika Kian Meningkat

    0

    sosialisasi narkobaPALEMBANG, jurnalsumatra.com – Tingkat pengguna penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif sudah sangat menghawatirkan. Berdasarkan data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) jumlah pengguna narkotika negeri ini pada tahun 2015 sudah mencapai 5,9 persen

    Kepala Badan Narkotika Kota (BNK) Palembang, Ismail Ishak mengatakan pengguna narkotika di Palembang juga selalu bertambah. Tahun 2015 jumlah kasus penyalahgunaan narkotika berdasarkan data dari Satuan Narkoba Polresta berjumlah 357 kasus. Bahkan bisa dikatakan jumlah tersebut diprediksi akan terus bertambah. Untuk itu masyarakat diminta melapor ke pihak berwenang jika menemukan kasus seperti ini.

    “Pengguna narkoba itu sudah masuk di segala lini mulai dari kalangan dewasa, remaja dan anak-anak. Bahkan sekarang juga sudah menyasar ke pekerja di pemerintahan,”kata Ismail disela-sela pembukaan seminar pencegahan dan penanggulangan narkoba dan HIV/Aids dimasyarakat Kota Palembang, Selasa (20/9).

    Dijelaskan Ismail, untuk menanggulangi penyebaran narkoba perlu adanya integrasi antar semua Stake Holder. Bukan hanya kerja satu orang tapi semua lini sektor yang berkaitan untuk menanggulangi penyebaran narkoba. Untuk itu peran sosialisasi sampai ke tingkat kelurahan dan langsung menyentuh ke masyarakat harus dilakukan.

    “Apalagi dalam upaya mewujudkan Pembangunan emas dimana didalamnya adanya rasa aman. Untuk mewujudkan asa aman itu dari salah satunya dengan menanggulangi penggunaan narkoba ini,”ujar dia.

    Ismail menambahkan masyarakat sekarang sudah semakin mengerti akan dampak dari penyalahgunaan narkoba. Bertambahnya angka pengguna narkoba saat ini didapatkan salah satunya yakni laporan dari masyarakat yang anggota keluarganya menggunakan narkoba.

    Lanjutnya pihaknya tentu akan melindungi masyarakat yang mau dating dan melaporkan anggotanya yang menggunakan narkoba. Pengguna tersebut akan diberi pembinaan dan pengobatan lebih lanjut agar berhenti menggunakan barang haram tersebut.

    “Itulah mengapa pentingnya sosialiasi bahaya narkoba ditingkat masyarakat, agar mata masyarakat semakin terbuka akan bahaya narkoba,”urainya

    Selain itu tambahnya kerjasama dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemkot pun mulai di galakkan. Setiap tahunnya hampir 1.000 ASN dilingkungan Pemerintah Kota dilakukan tes urin untuk memastikan besih dari penggunaan narkoba.

    “Sudah berjalan sejak beberapa tahun sebelumnya. Kalau kedapatan saat di razia akan berurusan dengan aparat hukum. Sedangkan kalau sukarela mengatakan sebagai pengguna akan di lindungi dan di upayakan untuk mendapatkan pengobatan,”tegasnya.

    Sementara itu, Staf Ahli Walikota Bidang Sosmas Dan SDM Setda Kota Palembang, Ana Heryana mengatakan pencegahan penyalahgunaan narkoba sangat dibutuhkan. Menyasarnya pengguna narkoba di tingkat anak-anak saat ini menunjukkan penyebaran narkoba sudah semakin meluas.

    Karena itu juga diharapkan dengan adanya sosialisasi yang dilakukan pemerintah kota akan membuka kesadaran para orang tua untuk lebih mengenal dan mengetahui gejala anak pengguna narkoba.

    “Penyebaran narkoba menyasar di usia produktif yakni anak-anak dan remaja. Nah Anak-anak yang menggunakan narkoba akan memberikan dampak buruk untuk kemajuan bangsa,”tukasnya.(eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com