• Dharmasraya Imbau Calon Wali Nagari Mendaftarkan Diri

    0

         Pulau Punjung, Sumbar, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), mengimbau para calon wali nagari (kepala desa adat) di daerah itu agar segera mendaftarkan dirinya jika ingin maju pada pemilihan wali nagari (Pilwana) serentak 20 Oktober 2016.
    “Kami harap calon wali nagari segera mendaftarkan diri meskipun batas akhir pendaftaran masih lama, yakni 27 September,” kata Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Dharmasraya, Asril di Pulau Punjung, Kamis.
    Imbauan itu ia kemukakan untuk mengantisipasi hal-hal yang dapat merugikan para calon wali nagari, misalnya jangan sampai pendaftaran calon ditolak hanya soal berkas pendaftaran tidak cukup karena mendaftar di batas akhir, kata dia.
    Berdasarkan peninjauan lapangan ke beberapa nagari di Kecamatan Pulau Punjung dan IX Koto berapa waktu lalu, para calon wali nagari masih sepi peminat sejak masa pendaftaran dibuka pada 19 September 2016, lanjutnya.

         “Ini terlihat dari pengambilan formulir pada masing-masing panitia. Bahkan di Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung belum ada calon yang mendaftar,” tambahnya.
    Menurut dia, masa pendaftaran merupakan hal penting yang harus diperhatikan, karena proses pemungutan suara akan dapat dilanjutkan jika bakal calon di suatu nagari minimal ada dua calon dan maksimal lima calon.
    “Jika kurang dari dua maka akan ditambah waktu pendaftaran calon selama 20 hari, jika berlebih nanti akan dilakukan penyeleksian oleh tim kabupaten,” jelasnya.
    Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mengimbau Panitia Pemilihan Walin Ngari (PPN) dalam melaksanakan tugasnya dapat bersikap netral dan tidak memihak, serta mengikuti aturan yag telah ditetapkan, sebutnya.
    Di samping itu, lanjutnya PPN agar dapat menyosialisasikan kepada masyarakat agar dapat menyukseskan pemilihan walinagari yang akan di ikutin 43 dari 53 nagari di daerah itu.
    Segala syarat dan ketentuan tentang pencalonan dan proses pelaksanaan pemilihan walinagari di atur dalam Undang Undang (UU) No 6 Tahun 2004 tentang Desa, dan Peraturan Daerah (Perda) No 1 Tahun 2016 tentang Pemilihan Walinagari, tambahnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com